Viara Hikmatun Nisa, biasa dipanggil Viara. Ia adalah seorang gadis kecil periang, lucu, bersemangat, dan tidak pernah mengeluh. Viara yang suka menggambar dan membuat kerajinan tangan ini, sudah mulai sakit sejak tahun 2011. Berawal dari operasi usus buntu yang harus dijalaninya, Viara kemudian mengalami pelengketan usus. Oleh karena itu, Viara harus dioperasi kembali sampai 7 kali untuk menangani pelengketan pada ususnya.

Lalu pada operasinya yang ke-4, Viara harus menjalani pemotongan usus sepanjang 1 meter dan ia mengalami koma selama hampir 2 bulan di ICU rumah sakit. Sewaktu Viara masih dirawat di ICU, jahitan dari operasi pada bagian perutnya terlepas, sehingga ususnya terurai dari perutnya dan tidak bisa ditutup. Perut Viara pun ditutup dengan menggunakan plastik saja, dan akhirnya dilakukan pencangkokan kulit dari paha Viara untuk menutup perutnya.

Kemalangan Viara tidak berakhir sampai di sini, pada tahun 2014, Viara divonis terkena penyakit lupus dan gagal ginjal di Surabaya, bahkan ia juga mengalami pendarahan di otak. Akibatnya, Viara harus mengikuti cuci darah 2 kali seminggu. Untuk cuci darahnya sendiri, Viara dirujuk ke RSCM Jakarta karena hanya baru di sana terdapat cuci darah untuk anak.

Dua tahun kemudian, Viara harus dioperasi untuk ke-8 kalinya untuk melakukan penyambungan usus dan biayanya didapatkan dari penjualan sebuah novel. Novel tersebut berjudul “Gadis Kecilku”, yang bercerita tentang perjalanan Viara, ditulis oleh sang ayah sebagai inisiatif mencari dana untuk pengobatan.

Viara selalu menyemangati dirinya sendiri dengan menyanyikan lagu “Jangan Menyerah”, bahkan ia selalu mengucapkan kalimat, “Derita tak harus selalu dengan air mata”. Viara memang gadis kecil yang luar biasa. Meskipun ia menderita penyakit yang menghalanginya untuk bersekolah dan bermain, tetapi ia tetap ceria. Di sela-sela melakukan pencucian darah, Viara mengisi waktunya dengan membuat kerajinan tangan, dan hasilnya dijual untuk menambah biaya pengobatannya.

Sekarang Viara membutuhkan bantuan dana dari #InsanPeduli sekalian untuk melakukan operasi cangkok ginjal. Yuk, #BersamaRingankanLara Viara agar kembali menjadi anak yang ceria dengan klik di sini melalui pedulisehat.id.

View this post on Instagram

Viara adalah anak gadis yang lucu, sangat tabah, ceria dan nyaris tanpa mengeluh. Sejak 2011 Viara menjalani operasi usus buntu namun setelah operasi tersebut terjadi pelengketan usus berkali-kali. Pada operasi ke 4, Viara harus menjalani pemotongan usus sepanjang 1 meter dan mengalami koma di ICU hampir 2 bulan. Viara kemudian divonis lupus, pendarahan otak dan gagal ginjal sampai saat ini harus cuci darah 2x seminggu. Novel ""Gadis Kecilku"" bercerita tentang perjalanan Viara yg ditulis oleh Ayahnya sebagai inisiatif mencari dana untuk pengobatan. Viara selalu menyemangati diri dengan menyanyi ""Jangan Menyerah"" bahkan ada kata-kata yang sering ia ucapkan ""Derita tak harus selalu dengan air mata"" Yuk, bantu Viara untuk kembali menjadi anak yang ceria. Klik tautan berikut: https://pedulisehat.id/detail.html?project_id=12419737547998030228&utm_source=Facebook&utm_medium=post&utm_campaign=viara%20video%20post #PeduliSehatIndonesia #BerasamaRingankanLara #viarakuat

A post shared by Pedulisehat.id #KurbanRameRame (@pedulisehatindonesia) on

%d blogger menyukai ini: