Perjuangan Seorang Ayah, Yang Menderita Tumor Selama 29 Tahun

Scroll down to content

Perkenalkan, salah satu pasien yang dibantu penggalangan dana untuk pengobatannya di pedulisehat.id, Kasmir Lubis. Beliau adalah seorang ayah dengan 5 orang anak dan sehari-harinya bertani dan berkebun untuk menghidupi keluarganya. Tumor jinak sudah bersarang di bagian kanan wajahnya sejak 29 tahun yang lalu. Sekarang Kasmir sudah berusia 57 tahun, dan sudah melakukan 3 kali operasi pengangkatan tumornya, namun tumor tersebut masih tetap kembali muncul. Nah, begitulah kisah singkat dari seorang ayah yang masih tetap memperjuangkan 5 anaknya agar tetap bersekolah setinggi-tingginya.

Pada tahun 1991, merupakan tahun di mana pertama kalinya Kasmir melakukan operasi pengangkatan tumor jinaknya, wajahnya sempat normal selama beberapa waktu. Namun, sekitar 4 tahun kemudian, tumor itu kembali lagi muncul di tempat yang sama. Sehingga tahun 1995, beliau kembali dioperasi. Bahkan pada operasinya yang ke-2 kalinya ini, rahang wajah Kasmir bagian kanan juga ikut diangkat, yang menyebabkan Kasmir hanya bisa mengunyah makanannya di bagian kiri saja hingga sekarang.

Beberapa tahun berlalu, sekitar tahun 2001, tumor jinak tersebut kembali lagi bersarang di wajah bagian kanan Kasmir. Keluarganya kembali berusaha mengumpulkan dana untuk operasi pengangkatan tumor. Setelah berkonsultasi dengan dokter yang menangani operasi Kasmir sebelumnya, Kasmir jadi patah semangat. Dikarenakan dokter mengatakan bahwa tumor tersebut tidak dapat lagi dioperasi.

Kasmir sekeluarga akhirnya kembali pulang ke kampung halaman dan memulai kembali melakukan aktivitas seperti biasanya. Bukannya beristirahat di rumah dan fokus mencari uang untuk biaya operasinya, Kasmir justru berjuang kembali bertani dan berkebun demi menyekolahkan anak-anaknya hingga ke perguruan tinggi. Di sinilah kehebatan sang ayah dari 5 anak ini, Kasmir berhasil menyekolahkan 3 dari 5 anaknya hingga sarjana, sementara beliau masih sakit dan tumornya masih bersarang di wajahnya. Kasmir adalah seorang ayah yang luar biasa!

Salah satu anak Kasmir, berkonsultasi dengan dosennya di kampus dan dosennya berkata bahwa Kasmir masih punya kesempatan untuk dioperasi lagi. Akhirnya operasi ke-3 dilakukan di RS Ibnu Sina Padang, Sumatera Barat. Dan, dari hasil operasi tersebut sekitar 80% tumor yang bersarang di wajah kanan Kasmir berhasil diangkat, sisanya masih dibiarkan karena dokter belum tahu stadium penyakit Kasmir, serta tumor tersebut sudah mulai menjalar ke bagian tulang pipi Kasmir. Selain itu, dokternya juga menyarankan agar kembali lagi setelah 3 bulan operasi terakhir.

Oleh karena keterbatasan dana, Kasmir kembali mengurungkan niatnya untuk berobat, sementara saat itu 2 anaknya masih berkuliah. Hingga pada tahun 2014, teman-teman kampus dari anak ke-2 Kasmir mendengar kabar penyakitnya dan mereka mulai melakukan penggalangan dana untuk pengobatannya. Dengan bermodalkan hasil penggalangan dana ini, Kasmir kembali berobat, namun dokter tersebut merujuk untuk melakukan pengobatan di RSCM Jakarta dan dibutuhkan waktu sekitar 2 bulan untuk perawatannya. Kasmir dan keluarga kembali diberikan cobaan dan terhalang untuk berobat lagi. Kasmir tidak punya cukup biaya untuk berobat, apalagi terbang ke Jakarta.

Sampai saat inipun, Kasmir masih ada di kampung halamannya. Sedangkan 3 anak Kasmir lainnya, meskipun sudah bekerja, namun tetap saja belum mampu untuk membiayai pengobatan ayahnya di ibukota. Mereka juga harus menghidupi keluarga, dan menyekolahkan 2 adiknya yang masih duduk di bangku SMA dan SD. Sementara di sisi lainnya, kondisi Kasmir yang sudah semakin menurun dan sudah tidak sanggup lagi beraktivitas seperti biasanya.

Maka dari itu, Kasmir membutuhkan uluran tangan Anda sekalian dengan memberikan donasi demi pengobatan dan pengangkatan tumornya di Jakarta. Mari #BersamaRingankanLara ayah hebat dari 5 orang anak ini dengan klik di sini.

%d blogger menyukai ini: