Hindari Bahaya Demam Berdarah di Musim Penghujan

Scroll down to content

Musim hujan yang tengah terjadi saat ini tentunya membuat masyarakat harus lebih ekstra berhati-hati akan kesehatan, terlebih lagi menjaga kebersihan lingkungan. Pasalnya, musim penghujan banyak serangan demam berdarah. Dengan begitu, dibutuhkan langkah dalam mencegahnya.

Fakta Penyakit Demam Berdarah

Demam berdarah adalah salah satu penyakit yang terjadi karena ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk tersebut akan menyebabkan demam dengue yang cukup tinggi dan beberapa gejala lainnya. Demam dengue adalah tahapan awal akan penyakit demam berdarah. Sehingga bisa dikatakan sebagai permulaan penyakit demam berdarah terjadi.

Nah, nyamuk Aedes aegypti ini sangat mudah sekali berkembang biak di musim penghujan. Pasalnya, di musim hujan banyak sekali kubangan air yang memang menjadi tempat favorit nyamuk untuk berkembang biak.

Gejala yang biasa ditimbulkan oleh penderita demam berdarah adalah demam yang tinggi. Selain itu, penderita juga akan mengalami muntah-muntah dan sakit kepala. Gejala tersebut akan terjadi selama tujuh hari. Bahkan, apabila tidak ditangani dengan segera, bisa menyebabkan kematian.

Pengobatan dini akan demam berdarah bisa dilakukan dengan mudah. Salah satunya adalah mengonsumsi air putih yang banyak. Hal ini dilakukan agar tubuh tidak kekurangan cairan dan mineral. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi jambu merah dan banyak makan sayuran untuk mencegah demam berdarah semakin parah. Namun alangkah baiknya, segera periksakan diri ke dokter setelah gejala pertama terjadi.

Pencegahan Demam Berdarah

Walaupun akhir-akhir ini sudah ditemukan vaksin dengue untuk penderita demam berdarah, tetapi langkah pencegahan juga tetap harus dilakukan. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang enggan untuk menggunakan vaksin dengue karena harganya yang mahal. Berikut ini cara sederhana untuk mencegah penyakit demam berdarah, terutama pada musim penghujan seperti sekarang ini.

  1. Pastikan keadaan rumah dalam keadaan rapi, sehingga nyamuk tidak memiliki ruangan untuk hinggap, seperti tempat gelap, tumpukan baju, dan lain sebagainya.
  2. Selalu semprotkan pembasmi nyamuk pada sudut ruangan atau tempat gelap dan tertutup, agar nyamuk yang bersembunyi bisa mati. Namun, setelah menyemprotkan pembasmi nyamuk, lebih baik gunakan ruangan setelah satu jam.
  3. Jangan lupa sering-seringlah untuk menguras bak mandi, bila perlu taburkan bubuk abate agar jentik-jentik nyamuk bisa mati.
  4. Selalu tutup wadah penampungan air di rumah Anda, sebab bisa menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak. Bila tidak diperlukan, alangkah baiknya membuang wadah-wadah tersebut.
  5. Pasangkan kawat-kawat anti nyamuk pada ventilasi di rumah Anda agar nyamuk tidak dapat masuk.
  6. Terkadang memasang kawat anti nyamuk juga tidak cukup, sebab nyamuk bisa masuk pada jendela dan pintu rumah yang terbuka. Anda bisa menggunakan kelambu pada tempat tidur agar tidur lebih nyenyak tanpa gangguan dari nyamuk.
  7. Anda bisa menggunakan lotion anti nyamuk. Namun, tidak semua orang cocok menggunakan lotion anti nyamuk dan lotion ini bisa membuat kulit kering. Walaupun begitu, masih cukup ampuh untuk menghalau nyamuk.
  8. Saat musim penghujan, lebih baik gunakan pakaian Panjang, yang bisa menutupi seluruh tubuh agar terhindar dari gigitan nyamuk.
  9. Bukan hanya pencegahan diri sendiri saja, Anda juga harus Bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Bergotong royong membersihkan saluran air, kubangan, hingga rumput yang merambat, ini menjadi salah satu cara terbaik.
  10. Apabila sudah menjaga kebersihan, agar bisa lebih maksimal, lakukan fogging di sekitar lingkungan Anda.

Itulah beberapa cara dalam mencegah penyakit demam berdarah yang bisa Anda lakukan di lingkungan Anda. Selamat mencoba dan selalu jaga kesehatan Anda, ya!

%d blogger menyukai ini: