Hidup lebih Sehat dengan Menjadi Seorang Vegan

Scroll down to content

Kesadaran diri untuk menjadi lebih sehat membuat banyak orang mulai mengubah gaya hidupnya. Salah satunya adalah dengan memutuskan menjadi seorang vegetarian. Vegan atau vegetarian ini sendiri adalah sebuah pola makan yang membuat seseorang hanya membatasi jenis makanan yang dikonsumsi dengan sumber nabati atau tumbuh-tumbuhan saja. Tentunya ini bukan hal yang baru lagi, mengingat sudah sejak lama ada pola makan seperti ini. Seperti yang diketahui bahwa sumber makanan dari protein hewani, jika berlebihan jumlah yang dikonsumsi dan juga tidak dimasak dengan tepat, bukannya memberikan manfaat bagi kesehatan, justru menyebabkan masalah bagi tubuh kita. Hal ini mendorong banyak orang untuk menjadi vegetarian.

Menjadi seorang vegan memberikan banyak sekali manfaat bagi kesehatan, seperti di bawah ini:

  1. Meningkatkan kesehatan tubuh. Hampir semua organ tubuh mengalami pemulihan atau peningkatan kesehatannya dengan rutin mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan.
  2. Menjaga berat badan. Bagi yang ingin menurunkan berat badan, maka metode ini sangat patut untuk dicoba, karena hasilnya begitu cepat. Dan nyatanya, menjadi seorang vegetarian berarti Anda tidak perlu takut kelaparan karena menahan keinginan untuk makan, hanya jenisnya saja yang diubah.
  3. Dapat menurunkan risiko terkena penyakit berbahaya, seperti penyakit diabetes melitus karena pengaruh berat badan, kanker usus besar, hingga kanker prostat.
  4. Membantu untuk menjaga penampilan, khususnya adalah membuat kulit menjadi tetap segar dan awet muda. Bahkan banyak di antara public figureĀ atau artis Indonesia yang sudah mulai menerapkan cara ini agar penampilan tetap awet muda. Sebut saja Sophia Latjuba, tidak heran dengan usianya yang sudah menginjak angka 48 tahun, ia masih tampak begitu muda. Karena memang sejak lama ia memutuskan untuk menjadi seorang vegan.

Namun, juga tidak bisa dipungkiri bahwa untuk memulai menjadi seorang vegan bukanlah hal yang mudah, apalagi bagi beberapa orang yang sudah terbiasa atau bahkan sangat menyukai daging, dibandingkan dengan sayuran. Oleh karena itu, berikut di bawah ini 4 cara mudah untuk memulai menjadi seorang Vegan atau Vegetarian:

  1. Mulai dengan perencanaan. Diet vegan yang sehat dimulai dari perencanaan yang tepat, tidak bisa seperti sekarang ada niat, kemudian eksekusi dilakukan keesokan hari tanpa rencana yang matang. Mungkin bisa jadi berhasil, tetapi tidak berlangsung lama karena tidak disertai dengan rencana yang matang, apalagi sebenarnya perubahan tidak bisa dilakukan sekaligus. Tubuh kita juga butuh waktu untuk perubahan apapun itu, terutama yang berhubungan dengan pola makan.
  2. Melakukan pemeriksaan atau konsultasi ke ahli gizi terlebih dahulu. Pada dasarnya, kebutuhan kalori setiap orang berbeda, begitu juga dengan sumber asupannya. Jika tidak dilakukan pemeriksaan dengan tepat, nantinya tubuh justru akan kekurangan nutrisi. Ahli gizi nantinya akan menyarankan menu makanan apa saja yang tepat untuk seorang vegetarian, melihat dari hasil pemeriksaan yang dilakukan.
  3. Mulailah dari perubahan kecil terlebih dahulu, menjadi seorang vegan tidak bisa 100% mengubah menu makanan benar-benar tanpa daging atau sumber protein hewani, apalagi bagi para penyuka daging. Harus melakukan perubahan sedikit demi sedikit, dimulai dari menambah porsi sayur yang dikonsumsi, semakin lama nantinya menu makanan hewani semuanya diganti dengan sayur, biji-bijian, dan buah-buahan saja.
  4. Mulai juga untuk mempelajari kandungan nutrisi dari setiap bahan makanan yang ada, menyesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Takkalah penting adalah harus mengolah makanan tersebut secara tepat, sehingga rasanya tetap enak tanpa mengurangi kandungan gizi yang ada di dalamnya. Karena memasak bahan nabati lebih sulit dibandingkan dengan hewani.

Butuh waktu yang sangat lama untuk benar-benar menjadi seorang vegan atau vegetarian. Dan juga butuh waktu lebih lama lagi untuk bisa merasakan manfaatnya, lakukan secara perlahan, serta pastinya harus konsisten dan disiplin.

 

Sumber Foto: Merdeka.com/Shutterstock

%d blogger menyukai ini: