Penyakit Leukemia pada Anak Beserta Gejalanya

Scroll down to content

Siapa yang tidak mengenal penyakit yang berbahaya seperti leukemia? Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit yang terus mengalami peningkatan dari sisi penderitanya di Indonesia pada setiap tahunnya. Salah satu yang bisa dilihat sekarang ini adalah kasus dari Denada, seorang penyanyi yang memiliki anak semata wayang yang masih kecil, yaitu Syakira Aurum, yang mengidap leukemia. Semenjak divonis penyakit tersebut, Denada seperti kehilangan nyawa dalam hidupnya. Anak yang menjadi penyemangatnya setiap hari menjadi korban dari keganasan penyakit yang tidak pernah dibayangkan sama sekali sebelumnya.

Denada pernah berpikir, kalau bisa penyakit itu dialihkan, jangan pada anaknya, tetapi pada dirinya saja. Ungkapan dari seorang ibu kandung yang memang merasa lemah sekali, ketika harus dihadapkan dengan masalah yang merenggut kebahagiaannya. Jika melihat dari data Kementerian Kesehatan sendiri menunjukkan penderita kanker pada tahun 2013 yang lalu menunjukkan adanya 16.291 kasus pada anak, umumnya berusia 0-14 tahun. Dan jumlah yang paling banyak dari penderita tersebut adalah leukemia di Indonesia. Ini merupakan kabar buruk, apalagi bagi para orang tua harus lebih ekstra menjaga anaknya.

Jika melihat dari kasus yang dialami oleh Denada, tentu saja sebagai orang tua sangat perlu sekali untuk mengetahui bahwa kanker memang sangat sulit untuk terdeteksi sejak dini. Apalagi anak ataupun bayi yang belum bisa mengungkapkan rasa sakit, seperti apa yang dialami dan dirasakan di tubuhnya. Inilah peran penting dari para orang tua digunakan. Sebelumnya, berikut ini ada beberapa gejala yang bisa dikenal secara langsung, yaitu:

  1. Pertama kali, demam tinggi pada anak yang sering dialami pada malam hari. Umumnya demam terjadi hingga anak mengeluarkan keringat secara berlebihan. Ini juga terjadi karena munculnya infeksi darah putih yang terjadi pada anak, makanya mudah sekali berkeringat.
  2. Mempunyai wajah yang sangat pucat atau bisa dikatakan sering mengalami kelelahan. Hal ini terjadi akibat adanya penurunan sel darah merah yang ada dalam tubuh si kecil.
  3. Anak mudah sekali sakit. Hal ini sering terjadi, tetapi orang tua harus lebih paham penyakit seperti apa yang dialami oleh anak. Karena daya tahan yang menurun akibat sel darah putih yang menurun pada anak.
  4. Anak akan lebih sering mengalami nyeri pada bagian tulang yang disebabkan oleh sel darah, karena adanya infeksi leukimia yang masuk ke dalam bagian selaput diantara tulang dan juga pada bagian otot.
  5. Berat badan anak yang mengalami penurunan secara terus menerus, kejadian ini umumnya disertai dengan gangguan kesehatan yang sangat rentan terjadi pada anak apalagi masalah infeksi.
  6. Dan tanda lainnya lagi yang dapat kamu kenali adalah munculnya pembengkakan pada bagian leher, ketiak, ataupun beberapa bagian tubuh yang lainnya.
  7. Anak akan mengalami pembesaran pada bagian perut akibat limfa yang ada pada bagian tersebut bermasalah, jika sudah menjalar pada bagian getah bening secara otomatis perlu untuk segera diperiksakan karena bisa mengakibatkan pembengkakan yang semakin parah.

Beberapa gejala di atas bisa orang tua pelajari dan pahami, hal ini tidak bermaksud agar orang tua berharap anaknya bermasalah kesehatan, seperti terjadinya leukemia. Namun, kembali lagi belajar dari pada yang sudah dialami oleh Denada, akan lebih baik ketika orang tua mengenali ciri dari masalah kesehatan tersebut sedari awal. Dan paling sering terjadi pada anak yang mengalami masalah tersebut adalah terjadinya mimisan yang disertai dengan adanya bintik-bintik merah pada bagian badan, dari mulai sedikit dan sampai akhirnya ke seluruh badan.

%d blogger menyukai ini: