9 Cara Tepat untuk Mengembalikan Energimu

Scroll down to content

Kamu kehabisan tenaga? Inilah cara-cara untuk berhenti merasa kelelahan sepanjang waktu. Kamu hanya berusia lebih tua seperti yang kamu rasakan, kata pepatah. Namun, bagaimana jika kamu merasa tua, lelah, dan lesu?

Kelelahan adalah sebuah keluhan yang umum, terutama pada orang yang telah mencapai usia paruh baya. Untungnya, ada banyak cara sederhana untuk meningkatkan kembali energi. Beberapa cara ini bahkan memperlambat proses penuaan. Inilah cara mengisi ulang tangkimu ketika tingkat energi berkurang.

  1. Singkirkan Masalah-masalah Kesehatan

Kelelahan adalah gejala umum dari banyak penyakit, termasuk diabetes, penyakit jantung, radang sendi, anemia, penyakit tiroid, dan sleep apnea. Konsultasilah dengan dokter, jika kamu merasa sangat kelelahan. Banyak obat yang dapat menyebabkan kelelahan. Ini termasuk beberapa obat tekanan darah, antihistamin, diuretik, dan obat lainnya. Jika kamu mulai mengalami kelelahan setelah memulai pengobatan baru, beri tahu dokter dengan segera.

  1. Bergeraklah

Hal terakhir yang mungkin ingin kamu lakukan saat lelah adalah berolahraga. Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik meningkatkan kadar energi dalam tubuh kita. “Latihan secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan kekuatan dan kualitas hidup secara keseluruhan,” kata Kerry J. Stewart, profesor kedokteran, direktur fisiologi, dan penelitian latihan klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins. “Orang yang aktif, memiliki rasa percaya diri yang lebih besar. Namun, olahraga juga meningkatkan efisiensi kerja jantung, paru-paru, dan ototmu,” kata Stewart. Ini setara dengan meningkatkan efisiensi bahan bakar mobil dan memberi kamu lebih banyak energi untuk segala jenis kegiatan.

  1. Berposelah

Meskipun hampir semua olahraga baik, yoga mungkin salah satu yang paling efektif untuk meningkatkan energi. Setelah 6 minggu kelas yoga sekali dalam seminggu, para sukarelawan dalam studi di Inggris melaporkan adanya peningkatan dalam berpikir jernih, tingkat energi, dan kepercayaan diri. Tidak ada kata terlambat untuk mencoba. Peneliti dari University of Oregon menawarkan instruksi yoga kepada 135 pria dan wanita berusia 65 hingga 85 tahun. Pada akhir dari 6 bulan latihan yoga, para peserta tersebut melaporkan peningkatan rasa kesejahteraan hidup dan peningkatan energi secara keseluruhan.

  1. Minum Banyak Air

Dehidrasi menghabiskan energi dan merusak kinerja fisik. “Penelitian kami menunjukkan bahwa dehidrasi membuat atlet lebih sulit untuk menyelesaikan latihan angkat berat,” kata Dan Judelson, PhD, asisten profesor kinesiologi di California State University di Fullerton. “Masuk akal untuk berpikir bahwa dehidrasi adalah salah satu faktor yang menyebabkan kelelahan, bahkan untuk orang-orang yang hanya melakukan pekerjaan rumah.” Dehidrasi juga terbukti mengurangi kewaspadaan dan konsentrasi. Bagaimana kamu tahu jika kamu minum cukup air? “Air seni harus berwarna kuning atau sewarna jerami,” kata Judelson. “Jika lebih gelap dari itu, maka kamu perlu minum air yang lebih banyak.”

  1. Tidur Lebih Awal

Kurang tidur meningkatkan risiko kecelakaan dan merupakan salah satu penyebab utama kelelahan di siang hari. Solusinya, tidur lebih awal untuk mendapatkan tidur semalam penuh. Ketika orang-orang yang terdaftar dalam sebuah studi di Universitas Stanford 2004 diizinkan untuk tidur selama yang mereka inginkan, mereka melaporkan lebih bersemangat dan kelelahan yang lebih sedikit. Kebiasaan tidur yang baik juga memiliki manfaat kesehatan yang penting. Tidur yang banyak melaporkan hasil yang lebih baik daripada waktu tidur rata-rata. Jika kamu tidak bisa menutup mata, ambillah tidur siang sebentar. Tidur siang mengembalikan kesadaran dan meningkatkan kinerja dan pembelajaran. Tidur siang 10 menit biasanya cukup untuk meningkatkan energi. Jangan tidur lebih dari 30 menit, atau kamu mungkin kesulitan tidur malam itu. Tidur siang yang diikuti dengan secangkir kopi dapat memberikan dorongan energi yang lebih besar, menurut American Academy of Sleep Medicine.

  1. Konsumsi Minyak Ikan

Baik untuk jantung kamu, minyak Omega-3 juga dapat meningkatkan kewaspadaan. Menurut sebuah studi yang dilakukan tahun 2009 oleh para ilmuwan di University of Siena, Italia, relawan yang mengonsumsi kapsul minyak ikan selama 21 hari menunjukkan waktu reaksi mental yang lebih cepat. Mereka juga melaporkan merasa lebih kuat.

  1. Sesuaikan Waktu dengan Jam Tubuh Kamu

Beberapa orang mendapatkan semacam ledakan energi di pagi hari. Mereka ini sering disebut sebagai ‘morning larks’. ‘Burung hantu’ atau ‘night owls’ adalah orang-orang yang bekerja dengan paling optimal di malam hari. Perbedaan individu-individu ini dalam pola energi harian mereka ditentukan oleh struktur otak dan genetika, sehingga mereka sulit untuk diubah. Sebaliknya, sadari ritme sirkadian kamu sendiri. Kemudian jadwalkan kegiatan yang menuntut energi tinggi ketika tingkat energimu sedang berada pada puncaknya.

  1. Turunkan Lebih Banyak Berat Badan

“Menghilangkan berat badan dengan ekstra dapat memberikan dorongan energi yang kuat,” kata Stewart, dari Johns Hopkins University. Bahkan pengurangan kecil dari lemak tubuh dapat meningkatkan suasana hati, semangat, dan kualitas hidup. Sebagian besar ahli penurunan berat badan merekomendasikan untuk mengurangi ukuran porsi makan, makan makanan seimbang, dan meningkatkan aktivitas fisik.

  1. Makan Lebih Sering

Beberapa orang mungkin mendapat manfaat dengan makan porsi lebih kecil dan lebih sering di siang hari. Cara ini dapat membantu menstabilkan kadar gula darahmu. Utamakan gandum utuh dan karbohidrat kompleks lainnya. Makanan ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna daripada karbohidrat olahan, mencegah fluktuasi gula darah. Jika kamu mulai makan lebih sering, perhatikan ukuran porsi makananmu untuk menghindari kenaikan berat badan.

 

Diterjemahkan dari: Webmd.com

Sumber Foto: Freepik.com

%d blogger menyukai ini: