Penyakit Jantung Rematik (PJR) atau Rheumatic Heart Disease  (RHD)  termasuk kedalam gangguan jantung kerusakan pada katup jantung. Hal ini terjadi karena adanya kerusakan pada katup-katup jantung akibat adanya komplikasi lanjutan dari demam rematik. Penyakit jantung rematik juga bisa dilakukan deteksi dini.

 

Penyakit jantung biasanya diawali dengan kejadian awal yaitu demam rematik (DR). Demam rematik ini muncul karena adanya infeksi kuman streptococcus beta hemolyticus. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan seseorang terserang kuman tersebut adalah karena kondisi tempat tinggal yang kurang baik ataupun melalui percikan ludah atau dahak yang keluar dari orang yang terinfeksi bersin atau batuk.

Demam rematik adalah sebuah penyakit dengan peradangan yang dapat memengaruhi berbagai organ tubuh. Penyakit jantung reumatik ini pun harus segera mendapatkan penanganan dan jenis penanganannyapun akan disesuaikan dengan kerusakan yang terjadi. Bila tidak segera ditangani, maka penyakit jantung reumatik ini bisa berpotensi menimbulkan gagal jantung dan berujung padakematian.

Gejala Penyakit Jantung Reumatik

Penyakit jantung reumatik dapat terjadi pada usia berapa pun. Gejala yang timbul bila seseorang mengalami kerusakan pada jantungnya, yaitu:

  • Sesak napas, terutama ketika beraktivitas atau ketika berbaring.
  • Aritmia.
  • Nyeri dada.
  • Cepat lelah.

Sementara gejala demam reumatik, seperti:

  • Demam.
  • Berkeringat.
  • Mimisan.
  • Muntah.
  • Muncul rasa nyeri di perut.
  • Pembesaran kelenjar getah bening atau benjolan di leher.
  • Peradangan sendi, terutama di bagian pergelangan kaki dan lutut.

Nah, mulai sekarang lakukanlah pola hidup sehat sebagai bagian dalam upaya mencegah penyakit jantung rematik. Tidak lupa, untuk membantu meringankan beban saudara kita yang telah terkena penyakit tersebut dengan melakukan penggalangan dana di http://Pedulisehat.id

 

Sumber Foto: Freepik

%d blogger menyukai ini: