Kebanyakan masyarakat tidak mengetahui bahaya pada gangguan empedu karena gejalanya hampir mirip dengan sakit maag. Gangguan Empedu ini terjadi pada saluran empedu, kantung empedu atau organ disekitar empedu yang menyebabkan sumbatan pada saluran empedu. Kantung empedu merupakan organ yang berbentuk seperti buah pir dan terletak tepat di bawah hati. Kantung empedu ini berperan berperan untuk membantu sistem pencernaan manusia untuk memecah lemak dari makanan kemudian melepas isi cairan pada usus kecil.

Penyebab gangguan empedu ini adalah adanya batu atau lumpur pada kantung empedu dan dapat menyebabkan peradangan pada kantung empedu. Batu pada saluran empedu dapat menyebabkan sumbatan yang mengakibatkan rasa nyeri dan badan terlihat menjadi kuning. Batu empedu tersebut merupakan batuan kecil yang berasal dari kolesterol, dan terbentuk di saluran empedu manusia.

Pada kebanyakan kasus, batu empedu ini tidak akan menimbulkan gejala apapun. Namun, terkadang  batu ini akan menyumbat bagian ujung empedu sehingga akan memicu rasa sakit mendadak yang cukup hebat. Untuk bisa membedakan penyakit batu empedu dengan maag, perlu memerhatikan penjalaran dan frekuensi  nyeri. Kalau maag, frekuensi sakit biasanya pelan-pelan hingga akhirnya begitu hebat. Tapi bilamana batu empedu, sakitnya tiba-tiba timbul dengan sangat dan kemudian bisa hilang begitu saja.

Bentuk komplikasi yang mungkin segera terjadi sebagai akibat dari timbulnya batu empedu adalah :

  1. Pendarahan
  2. Peradangan pankreas (pancreatitis)
  3. Perforasi atau infeksi saluran empedu

 

Pengobatan Batu Empedu

Gejala yang timbul akibat batu empedu antara lain mengalami nyeri pada perut bagian kanan atas atau punggung, gangguan pencernaan, mual, dan muntah. Orang yang rentan terkena batu empedu ini meliputi perempuan, obesitas, dan orang berusia 40 tahun ke atas.

Salah satu upaya pengobatan batu empedu adalah dengan melakukan operasi. Operasi tersebut antara lain yang bisa dilakukan adalah kolesistektomi laparoskopi dan open kolesistektomi. Bilamana dokter menganggap masih bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan untuk jangka waktu tertentu untuk melarutkan batu.

Upaya pencegahan untuk batu empedu adalah dengan makan teratur, menjaga berat badan, turunkan berat badan secara perlahan jika mengalami obesitas serta lakukan olahraga.

Untuk itu biasakan untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian dalam upaya mencegah penyakit batu empedu. Tidak lupa, untuk membantu meringankan beban saudara kita yang telah terkena penyakit tersebut dengan melakukan penggalangan dana di http://pedulisehat.id

 

Sumber Foto: Google

 

%d blogger menyukai ini: