Mengenal Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

Scroll down to content

ISPA adalah infeksi yang terjadi pada saluran nafas atas, termasuk didalamnya adalah hidung dan tenggorokan. ISPA terjadi akibat masuknya kuman (pneumococcus, virus Influenza, dll) ke saluran nafas atas melalui udara yang dihirup. Infeksi saluran pernafasan akut atau ISPA dapat berkembang menjadi pneumonia yang mematikan. Oleh karena itu perlu untuk mengenal penyakit ini agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.

ISPA bisa menimpa semua usia karena adanya faktor polusi udara, peningkatan suhu bumi dan kelembaban. Penyakit ini ditandai dengan batuk-batuk, kesulitan bernapas yang bisa berujung pada kematian. Pada anak, penyakit ini sangatlah rentan apalagi dengan perubahan iklim yang terjadi. ISPA ini termasuk penyakit serius yang kerap kali diabaikan.

Berikut ini adalah klasifikasi penyakit ISPA yaitu:

  1. Influenza
  2. Radang tenggorokan
  3. Radang amandel
  4. Radang pada hidung
  5. Sinusitis

Pengobatan dan Pencegahan ISPA

Perubahan cuaca pada masa pancaroba akan memengaruhi daya tahan tubuh, karena sistem imunitas atau daya tahan tubuh terhadap penyakit (virus) menjadi berkurang. Penyakit ISPA ini biasanya berlangsung antara 3 hingga 14 hari. ISPA ini bisa berkembang menjadi pneumonia.Karena itu para orangtua untuk mulai waspadai bila batuk pada anak atau anggota keluarga lainnya telah terjadi berlarut-larut.

Pengobatan ISPA dapat dilakukan dengan cara memperbanyak istirahat dan konsumsi air putih untuk mengencerkan dahak dan mengonsumsi air lemon hangat. Bila tidak kunjung sembuh sebaiknya segera periksakan ke dokter agar dapat diberikan obat-obatan untuk meredakan gejala.

Kita dapat melakukan pencegahan dengan cara:

  1. Makan makanan yang bergizi.
  2. Gunakan masker dan hindari tempat ramai bila sedang terjadi wabah batuk, pilek.
  3. Menutup mulut bila batuk.
  4. Menjaga kebersihan lingkungan

Yuk terapkan pola hidup sehat sebagai bagian dalam upaya mencegah penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Tidak lupa, untuk membantu meringankan beban saudara kita yang telah terkena penyakit tersebut dengan melakukan penggalangan dana di http://pedulisehat.id

 

Sumber Foto: Freepik

%d blogger menyukai ini: