Apa Bedanya Gejala Penyakit Jantung pada Laki-laki dan Perempuan?

Scroll down to content

Penyakit jantung adalah salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Bagaimana tidak, menurut data dari World Health Organization (WHO), setiap tahunnya ada 17,9 juta orang yang meninggal disebabkan penyakit jantung, atau sekitar 31% dari total penyebab seluruh kematian di dunia.

Oleh karena itu, kita harus mewaspadai penyakit yang satu ini, dimulai dengan menggali lebih banyak informasi seputar penyakit jantung. dr. Agung Fabian Chandranegara, Sp.JP (K) FIHA, dokter spesialis jantung, berbagi dengan kumparan mengenai hal-hal yang harus diperhatikan mengenai penyakit jantung.
Menurut dr. Agung, penyakit jantung dapat terjadi pada semua orang. Penyebabnya, antara lain penyumbatan pembuluh darah koroner maupun gangguan irama jantung yang tidak jarang menyebabkan meninggal mendadak.
Adapun gejala serangan jantung dapat berupa nyeri dada hebat, rasa tidak nyaman di dada seperti terimpit, tertindih, terasa dicengkeram maupun diremas, dada berdebar kencang, keringat dingin, mudah lelah, sesak nafas tiba-tiba dan pingsan. Apabila Anda atau orang terdekat merasakan gejala-gejala tersebut, segeralah ke dokter.
Yang menarik, jenis kelamin ternyata dapat memengaruhi gejala penyakit jantung. Gejala-gejala yang telah disebutkan sebelumnya serupa bagi laki-laki maupun perempuan, namun gejala pada perempuan lebih kepada dada terasa nyeri seperti berdenyut dan rasa berdebar yang dominan.
Jadi, rasa nyeri yang terasa di dada lebih mungkin menjadi gejala penyakit jantung pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki, walaupun tentu saja laki-laki juga bisa merasakan gejala tersebut.
Bagaimana cara mencegah penyakit jantung?
Kabar baiknya, penyakit jantung bisa dicegah sejak dini. Anda bisa pergi ke dokter untuk melakukan pengecekan rutin, sehingga jika ada risiko atau indikasi penyakit jantung bisa segera ditangani dengan penanganan yang tepat.
Gaya hidup sehat merupakan kunci untuk mencegah penyakit jantung. Pola makan sehat bisa dimulai dengan makan makanan yang mengandung banyak vitamin dan nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, ikan salmon, teh hijau, serta kacang-kacangan.
Sementara itu makanan yang sebaiknya dihindari atau tidak dikonsumsi berlebihan adalah makanan yang mengandung banyak lemak dan kalori tinggi, seperti junk food, daging olahan, ayam goreng, alkohol, kopi berkrimer, dan lain-lain.
Olahraga rutin juga dapat meningkatkan kesehatan jantung. Tidak harus mahal-mahal, jogging atau naik sepeda juga bisa mencegah penyakit jantung.
Tingkatkan kepedulian terhadap mereka yang menderita penyakit jantung
Dari banyaknya orang yang menderita penyakit jantung, banyak juga mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera sehingga tidak mampu untuk membayar biaya pengobatan. Anda bisa menyalurkan kepedulian dengan berdonasi melalui platform galang dana seperti Pedulisehat.id.
Pedulisehat.id adalah platform penggalangan dana untuk berdonasi no. 1 di Indonesia yang dikhususkan pada kesehatan dan memiliki pertumbuhan dengan cepat.
PlatformPedulisehat.id terdiri dari situs resmi www.pedulisehat.id dan aplikasi yang dapat diunduh di smartphone melalui Google Play Store (khusus Android). Pedulisehat.id memiliki 3 fungsi utama, yaitu:
1. Meringankan beban finansial para pasien yang sedang berjuang melawan penyakit kritis;
2. Menjembatani masyarakat untuk berdonasi atau menjadi donatur dalam melakukan penggalangan dana dengan cara mudah dan praktis;
3. Mempermudah pemberian donasi kepada pasien yang membutuhkan secara cepat dan transparan.
Khusus penyakit jantung, Anda bisa mulai berdonasi melalui platform Pedulisehat.id di sini. Mari cegah penyakit jantung dan tingkatkan kepedulian bagi para penderita penyakit jantung yang membutuhkan.
Summer Foto: Freepik
%d blogger menyukai ini: