Mengenal Jenis Leukimia Yang Diderita oleh Ibu Ani Yudhoyono

Scroll down to content

Leukemia Limfoblastik Akut (ALL) lebih sering terjadi pada anak-anak. Tetapi tak jarang orang dewasa juga bisa terkena penyakit ini, salah satunya adalah Almh. Ibu Ani Yudhoyono. Bila ALL terjadi pada orang dewasa akan lebih sulit disembuhkan, karena bersifat agresif dan  perlu segera ditangani oleh dokter spesialis Onkologi. Penderita ALL biasanya akan mengalami gejala akibat kurangnya sel darah yang matang. Gejala tersebut antara lain berupa gusi mudah berdarah, kulit mudah lebam, atau sering mimisan, rentan mengalami infeksi, yang ditandai dengan sering pucat, lemas, dan sesak napas akibat kekurangan darah.

Gejala-gejala tersebut timbul akibat penurunan jumlah seluruh sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang matang, karena sumsum tulang hanya dikuasai oleh limfoblas. Gejala lainnya yang dapat dirasakan penderita leukemia limfoblastik akut adalah nyeri sendi dan tulang, muncul benjolan pada leher, ketiak, atau selangkangan akibat pembengkakan kelenjar getah bening, perut terasa begah atau kencang akibat pembesaran organ hati dan limpa, sampai dengan pembesaran testis.

Penyebab terjadinya ALL sendiri dikarenakan banyaknya limfoblas yang akhirnya produksi sel darah lain. Tetapi sebagian besar bisa terjadi dikarenakan adanya kelainan sel genetik seperti down syndrome yang besar resikonya dapat mengalami ALL. Penyebab lainnya juga bisa dikarenakan oleh genetik dari orang tua, atau pernah mengalami pengobatan kemoterapi sebelumnya. Merokok juga salah satu resiko dapat mengalami ALL karena kandungan zat benzene dalam rokok yang membahayakan.

Tingkat keberhasilan sembuh penyakit ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. ALL pada anak-anak umumnya lebih mudah disembuhkan daripada ALL pada orang dewasa. Terapi yang dapat dijalani oleh pasien untuk mengobati leukemia limfoblastik akut antara lain seperti :

  1. Transplantasi sumsum tulang, yang dilakukan dengan cara mengganti sumsum tulang pasien dengan sumsum tulang yang sehat dari donor.
  2. Radioterapi, dengan cara menembakkan sinar khusus ke area tertuju degan tujuannya adalah untuk membunuh sel-sel kanker yang telah menyebar ke otak atau saraf tulang belakang.
  3. Targeted therapy, terapi yang dilakukan dengan memberikan obat-obatan sesuai mutasi gen yang dialami.

Leukemia limfoblastik akut dapat dicegah dengan cara menghindari faktor-faktor yang berisiko menyebabkan penyakit ini. Beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan seperti berhenti merokok, mengikuti standar prosedur dan mengenakan alat pelindung diri saat bekerja di lingkungan yang penuh bahan kimia, mempraktikkan hubungan intim dengan pasangan yang aman, yaitu dengan menggunakan kondom dan tidak bergonta-ganti pasangan, untuk mencegah infeksi HIV yang dapat meningkatkan risiko terjadinya ALL.

Sumber : Diolah dari berbagai sumber

%d blogger menyukai ini: