Kulit Keriput Karena Terlalu Sering Terkena Paparan AC

Scroll down to content

Adanya Air Conditioner (AC) memang sangat membantu apalagi di saat cuaca sedang panas. Saat ini, hampir seluruh masyarakat pasti menggunakan AC. Perjalanan menuju kantor menggunakan kendaraan roda empat ataupun transportasi umum menggunakan AC. Bekerja di kantor menggunakan AC. Makan di pusat perbelanjaan pun terkena paparan AC. Pulang ke rumah dan beristirahat juga menggunakan AC. Sebagian besar waktu seseorang dihabiskan dalam lingkungan ber-AC.  Tapi, apakah kamu tahu bahwa kebiasaan menghabiskan waktu berlebih di ruangan ber-AC dapat berdampak buruk bagi kesehatan?

Salah satu dampak buruk karena kebiasaan di AC adalah dapat membuat kulit menjadi kering. Kulit kehilangan kelembapan dan rentan untuk muncul lipatan dan kerutan. Bagian yang paling terlihat dalam jangka waktu tertentu adalah bagian wajah dan leher. Tak jarang, efek ini juga dapat menyebabkan mata menjadi kering seperti gatal dan memerah. Perubahan juga dapat terjadi pada suhu tubuh yang tidak terbiasa jika keadaan sedang panas, biasanya, akan ditandai dengan kulit yang memerah jika kepanasan dan keringatan berlebih.

Alangkah lebih baik jika tidak selalu menggunakan AC jika berada dalam ruangan. Hal ini dapat meminimalisir efek buruk akibat seharian di ruangan AC. Misalnya, jika cuaca tidak sedang terik panas, kita dapat membuka pintu agar udara alami dan sinar matahari dapat masuk ke ruangan.  Jika tidak memungkinkan untuk kita mematikan AC misalnya dalam gedung perkantoran, lebih baik kita dapat menggunakan perawatan kulit seperti sabun atau pelembap kulit yang mengandung kandungan mineral. Hal ini dapat membantu melembabkan dan menutrisi kulit sehingga tidak mudah keriput dan kering. Satu hal yang paling penting adalah kita tidak boleh lupa untuk meminum air putih yang banyak, agar tubuh dapat terhidrasi dengan baik.

Jangan lupa untuk kunjungi platform Peduli Sehat dengan menjadi Insan Mudah yang peduli dengan sesama, klik https://pedulisehat.id untuk membantu teman kita yang membutuhkan.

%d blogger menyukai ini: