Kenali Penyakit Pada Lidah untuk Cegah Kanker

Scroll down to content

Lidah sebagai indera pengecap memiliki peran penting. Apa pasal, organ tubuh ini yang membuat kita bisa berbicara, pun sejumlah fungsi lainnya seperti mengecap rasa, mengunyah, dan menelan makanan.

Masalahnya, lidah adalah organ yang juga tak lepas dari serangan berbagai penyakit, dari mulai penyakit ringan hingga serius sekalipun. Meski pun lidah memberikan tanda apabila tubuh mengalami penyakit atau kelainan. Misalnya lidah akan berwarna putih apabila mengalami peradangan pada tenggorokan.

Jenis Penyakit Lidah
Seperti yang sudah disampaikan di atas, lidah tak lepas dari pelbagai jenis penyakit, mulai dari yang sifatnya ringan hingga berat. Berikut ini jenis-jenis penyakit lidah yang perlu Anda ketahui dan juga waspadai.

  1. Sariawan
    Sariawan adalah penyakit lidah yang kiranya pernah dialami semua orang. Belum dapa diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab sakit lidah yang satu ini. Namun, sariawan pada lidah kerap dikaitkan dengan sejumlah faktor pencetus, mulai dari luka, alergi, infeksi bakteri atau virus, gangguan autoimun, kekurangan vitamin, bahkan kanker mulut.
  2. Lichen Planus
    Lichen planus adalah penyakit pada lidah selanjutnya yang harus Anda waspadai. Penyakit ini diakibatkan oleh adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Pada penderita lichen planus, salah satu gejalanya muncul di area lidah, yakni munculnya bercak dan garis menyerupai renda berwarna putih. Gejala ini juga lantas dibarengi dengan timbulnya rasa nyeri pada gusi, mulut terasa panas dan perih.
  3. Oral Thrush
    Oral thrush atau kandidiasis mulut adalah jenis penyakit lidah yang terjadi akibat adanya infeksi jamur bernama Candida albicans. Gejala khas penyaki oral thrush ini adalah adanya lapisan berwarna putih (memiliki tekstur seperti keju) yang menutupi lidah dan bagian dalam mulut. Lapisan tersebut sangat rapuh, dan apabila tergores sedikit saja bisas menyebabkan perdarahan disertai rasa nyeri.
  4. Fissured Tongue
    Fissured tongue adalah penyakit lidah yang ditandai dengan munculnya celah-celah kecil pada lidah, membuatnya tampak seperti pecah-pecah. Celah-celah tersebut memiliki level kedalaman yang berbeda-beda, maksimal 6 (enam) milimeter.
  5. Burning Tongue
    Lidah yang mengalami sensasi terbakar (burning tongue) adalah jenis sakit lidah yang juga kerap menimpa banyak orang. Penyakit ini mayoritas diderita oleh para wanita yang sedang memasuki periode menopause.
  6. Lidah Geografik
    Penamaan penyakit pada lidah yang satu ini didasari gejalanya yang berupa bercak berwarna kemerahan dan berbentuk menyerupai pulau. Lidah geografik (geographic tongue) disebabkan oleh hal yang sebenarnya belum dapat diketahui secara pasti. Namun, kuat dugaan jika sakit lidah ini berkaitan dengan penyakit lainnya seperti lichen planus dan psoriasis.
  7. Glossitis
    Peradangan (inflamasi) pada lidah atau disebut glossitis adalah penyakit lidah yang dapat dikenali dari gejala pembengkakan dan perubahan warna lidah. Selain itu, glossitis berakibat pada hilangnya papilla lidah, sehingga mengganggu fungsi lidah dalam hal berbicara dan makan.
  8. Leukoplakia
    Bercak putih yang muncul secara tiba-tiba pada lidah Anda juga bisa menjadi pertanda dari penyakit lidah yang bernama leukoplakia. Sejumlah kebiasaan buruk seperti merokok dan minum minuman beralkohol disebut menjadi penyebab leukoplakia ini. Leukoplakia juga memiliki sub penyakit yakni leukoplakia berbulu. Penyakit ini lebih disebabkan oleh adanya infeksi virus Epstein-Barr yang kerap menyerang penderita HIV/AIDS.
  9. Tumor Lidah
    Lidah juga menjadi organ tubuh tempat di mana sel tumor dapat berkembang. Contoh penyakit tumor lidah antara lain fibroma, granular cell myiblastoma, hemangioma, lymphangioma, lipoma, dan papilloma. Tumor lidah dapat dialami oleh siapa saja, namun umumnya penyakit pada lidah ini rentan menyerang mereka yang berumur di atas 60 tahun.
  10. Kanker Lidah
    Pada perkembangannya, tumor lidah dapat berubah menjadi kanker lidah. Penyakit lidah nan berbahaya ini disebabkan oleh adanya aktivitas sel abnormal di dalam lidah yang tidak terkontrol.

Sumber :DokterSehat.com

Foto : Klikdokter.com

%d blogger menyukai ini: