Singapura Perang Melawan Nyamuk Penyebar Virus Demam Berdarah

Scroll down to content

Nyamuk adalah binatang menyebalkan dan berbahaya jika sampai digigitnya. Biasanya nyamuk mendekati manusia karena tertarik pada kelembapan pada tubuh manusia, dan menghisap darah untuk membuat telur dan berkembang biak. Untungnya, serangga kecil ini dapat diatasi dengan banyak cara, dengan memasang kawat nyamuk, dan salah satunya dengan obat nyamuk bakar, oles, semprot bahkan sampai obat nyambuk elektrik. Namun penggunanaan obat nyamuk tersebut dinilai tidak aman untuk kesehatan manusia karena mengandung zat-zat berbahaya dan jika dihirup dalam jangka waktu lama akan berdampak pada obat nyamuk bakar, debu atau asap yang dihasilkan bisa masuk ke bagian dalam paru-paru dan bahkan ke dalam darah, sehingga dapat menimbulkan masalah pada paru-paru dan jantung, termasuk asma dan kanker paru-paru, karena adanya zat formalin yang sama banyaknya dengan 51 batang rokok. Akibatnya dapat mengiritasi saluran pernafasan, bahkan menyebabkan kanker.

Baru-baru ini negara Singapura menciptakan cara terbaru untuk mengatasi keberadaan nyamuk di negeri singa tersebut. Nyamuk betina dinilai sangat berbahaya menyebabkan demam berdarah, parahnya dapat menyebabkan kematian. Hal ini mendorong Singapura untuk menciptakan cara membunuh seluruh nyamuk betina tersebut agar warga negaranya aman dari gigitan demam berdarah. Hal ini dinilai tidak memungkinkan karena jumlah nyamuk yang sangat kecil dan susah dinilai apakah nyamuk tersebut jantan atau betina.

Researchers team di Singapura menemukan ide untuk menghentikan populasi nyamuk betina untuk tidak berkembang biak. Mereka menciptakan ribuan nyamuk buatan di labolatorium yang dinamakan “Mosquito Nursing Room” dan menyebarkannya secara bebas di udara menggunakan “Mosquito Gun” dan menembakannya ke udara bebas. Kemudian nyamuk betina akan menghampiri nyamuk buatan, dan ketika kedua nyamuk tersebut berdekatan, nyamuk betina tidak akan bisa lagi untuk berkembang biak, sehingga kemungkinan demam berdarah menjadi sangat kecil. Nyamuk buatan tersebut diciptakan untuk tidak menggangu dan tidak menggigit atau menghisap darah manusia. Cara kerjanya, setelah nyamuk buatan tersebut dibebaskan di udara.

Pada akhirnya, nyamuk buatan tersebut akan mati secara perlahan, sedangkan nyamuk betina juga akan mati jika tidak berkembang biak. Dengan cara ini Singapura sukses menyelematkan ribuan nyawa warganya dengan menurunnya laporan angka demam berdarah. Dan karena keberhasilan ini, Singapura sudah membuka “Mosquito Factory” di negaranya! Menciptakan puluhan ribu nyamuk buatan setiap harinya. Gebrakan ini dinilai sebagai salah satu solusi penyelesaian masalah ter-genius di dunia! Wah, memang genius sekali yah Singapura!

%d blogger menyukai ini: