Waspadai Gejala Penyakit Usus Buntu

Scroll down to content

Radang usus buntu (Apendisitis) adalah penyakit serius yang perlu penanganan cepat. Di mana usus buntu, organ tubuh kecil yang berbentuk jari membengkak dan meradang. Disebut kecil karena bentuknya mirip seperti cacing yang menempel pada awal usus besar. Biasanya memiliki panjang sekitar 8.5 sentimeter.

Penyebab usus buntu sampai saat ini tidak terlalu jelas, banyak ahli kesehatan memperkirakan penyebab usus buntuk disebabkan oleh infeksi virus, bakter atau jamur yang menyebar ke usus buntu dan menyebabkan pembengkakan jaringan usus buntu.

Ada beberapa penyebab usus buntu yang membuat area tersebut tersumbat, misalnya, batu usus buntu, cacing usus atau parasit, iritasi akibat penyakit kronik, adanya benda asing, serta cedera abdomen.

Usus buntu sebenarnya merupakan rumah bagi bakteri yang bermanfaat. Namun, ketika organ ini terinfeksi atau tersumbat, bakteri berkembang biak dengan cepat, menyebabkan usus buntu membengkak dan terisi dengan nanah, cairan kental yang mengandung bakteri, sel-sel jaringan, dan mati saat sel darah putih melawan infeksi.

Gejala usus buntu yang biasanya muncul adalah rasa nyeri di sekitar pusat yang menyebar ke perut bawah sebelah kanan. Sakit usus buntu biasanya meningkat selama periode 12 sampai 18 jam dan akhirnya menjadi sangat parah.

Dengan kondisi radang yang menyebar akan membuat nyeri juga semakin parah dan berkonsentrasi pada titik pertengahan antara pusar dan bagian panggul.

Lokasi nyeri usus buntu mungkin bervariasi, tergantung usia dan posisi usus buntu. Anak-anak atau wanita hamil mungkin mengalami sakit usus buntu di tempat berbeda.

Berikut ini sejumlah gejala yang bisa muncul selain rasa nyeri di perut :

  1. Perut lembek ketika ditekan yang bagian bawah sebelah kanan
  2. Sakit tajam di perut bawah kanan ketika ditekan
  3. Nyeri yang memburuk jika Anda batuk, berjalan, atau melakukan gerakan yang heboh
  4. Mual
  5. Muntah
  6. Kehilangan nafsu makan
  7. Demam ringan
  8. Sembelit
  9. Ketidakmampuan buang gas
  10. Diare
  11. Perut bengkak

Jika anda mengalami sakit perut di bagian bawah sebelah kanan secara terus menerus segara hubungi dokter. Usus buntu yang tak bisa diobati bisa menjadi pecah. Jika pecah, Anda akan mulai muntah dan mengalami demam karena infeksinya menyebar.

Penyebab usus buntu

Penyebab usus buntu terjadi karena rongga usus buntu mengalami infeksi. Dalam kondisi ini, bakteri berkembang biak dengan cepat sehingga membuat usus buntu meradang, bengkak, hingga bernanah. Banyak faktor yang diduga merupakan penyebab usus buntu, di antaranya adalah

  1. Hambatan pada pintu rongga usus buntu
  2. Penebalan atau pembengkakan jaringan dinding usus buntu karena infeksi di saluran pencernaan atau di bagian tubuh lainnya
  3. Tinja atau pertumbuhan parasit yang menyumbat rongga usus buntu
  4. Cedera pada perut.
  5. Kondisi medis, seperti tumor pada perut atau inflammatory bowel disease.

Sumber : Diolah dari Liputan6.com
Foto : Honestdocs.com

%d blogger menyukai ini: