Kerja Keras Bisa Memicu Penyakit Asma ?

Scroll down to content

Penyakit asma memiliki karakter kambuhan yang dapat bereaksi di tempat yang tidak Anda duga. Para ahli menemukan ada beberapa jenis pekerjaan dan profesi serta tempat kerja yang rentan memicu munculnya asma.

Jenis asma ini disebut Asma Okupasi. Mengutip dalam laman Asthma, sekitar satu dari sepuluh kasus penyakit ini pada orang dewasa berkaitan dengan asma akibat kerja.

Apa itu asma okupasi?
Asma adalah penyakit pernapasan yang mudah kambuh saat seseorang menghirup asap, debu, gas, atau partikel mikroskopik tertentu yang bersifat iritan. Paparan iritan tersebut kemudian mengiritasi saluran napas dan menyebabkannya meradang.

Asma okupasi adalah jenis asma yang cenderung kambuh akibat tipe pekerjaan tertentu atau di lingkungan pekerjaan, yang mengharuskan seseorang menghirup asap, gas, debu, atau zat berbahaya lainnya.

Namun, seseorang dikatakan punya asma jenis ini bila gejala hanya muncul saat bekerja, dan cenderung membaik saat beristirahat atau pulang ke rumah.

Tanda dan Gejala Asma

*Batuk-batuk.
*Mengi, suara siulan lirih atau bunyi “ngik-ngik” saat bernapas.
*Dada terasa nyeri, seperti diikat tali yang kencang.
*Napas terengah-engah atau ngos-ngosan.
*Susah napas.
*Gejala lainnya juga bisa berupa mata berair serta hidung tersumbat dan berair.

Gejala asma akibat kerja dapat muncul berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Hal ini karena butuh waktu cukup lama bagi sistem imun tubuh menjadi sensitif terhadap alergen (penyebab alergi) di tempat kerja.

Begitu sistem imun Anda sudah sensitif terhadap zat tertentu, maka Anda akan lebih rentan mengalami gejala asma meski hanya terpapar sebentar dan sedikit saja.

Siapa yang Beresiko Terkena Asma Okupasi?

  • Punya riwayat alergi
  • Punya riwayat rhintis
  • Perokok aktif
  • Bekerja di tempat tertentu

Sumber : Diolah dari Hellosehat.com

Foto : Brilio.net

%d blogger menyukai ini: