1 Januari 2020 menjadi hari bersejarah bagi warga Jakarta di awal tahun ini. Musibah banjir melanda ibukota dengan deras curah hujan yang tak henti dari malam pergantian tahun baru. Akibat musibah ini, sudah ditemukan 16 korban tewas. 11 diantaranya merupakan warga dari kota Bogor. Tidak hanya membuat Jakarta lumpuh, genangan air juga memenuhi landasan pacu bandara Halim Perdana Kusuma dan mengakibatkan lebih dari 50 penerbangan dibatalkan.

Pemadaman listrik pun terjadi di 724 titik di Jakarta pleh PLN. Hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan warga agar tidak tersengat arus listrik. Sampai dengan saat ini sudah lebih dari 19 ribu warga Jakarta yang mengungsi ke sekolah dan tempat ibadah terdekat.  Curah hujan diprediksi masih akan terjadi sampai dengan bulan Maret 2020 mendatang.

Berikut adalah tips menghadapi banjir ibukota :
1. Hindari berjalan di dekat saluran air agar tidak terseret arus

2. Jangan memegang tiang listrik karena berpotensi tersengat listrik.

3. Matikan aliran listrik di dalam rumah

4. Segera mengungsi ke posko terdekat atau jika ketinggian air semakin tinggi, segera mengungsi menggunakan perahu karet.

5. Hubungi 112 atau 119 untuk meminta bantuan jika sampai sekarang terdapat sanak saudara yang belum dapat dievakuasi.

Mari kita ringankan beban saudara kita yang terkena musibah ini. Kunjungi https://pedulisehat.id untuk donasi tanggap bencana korban banjir 2020.  Berapa rupiah pun donasi yang terkumpul akan sangat berarti bagi saudara kita yang membutuhkan. Peduli Sehat Indonesia turut prihatin atas musibah yang terjadi.  Semoga seluruh warga Jabodetabek diberikan keselamatan. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan dan terus waspada.

%d blogger menyukai ini: