Waspadai Gejala Penyakit Sinus di Musim Hujan

Scroll down to content

Penyakit sinus dapat menganggu aktivitas Anda, apalagi di saat musim hujan, seseorang dengan penyakit sinus akan lebih mudah terinfeksi dan mengakibatkan penyakit sinusitis bertambah parah.

Sinus merujuk pada rongga-rongga yang terdapat pada kepala, lebih tepatnya di dalam tulang tengkorak. Sementara sinusitis, atau penyakit sinusitis, merupakan kondisi rongga yang mengalami radang.

Penyebab sinusitis tak lain karena infeksi dan pembengkakan pada sinus atau rongga wajah. Biasanya ini terjadi akibat adanya penyumbatan di dalamnya.

Merujuk data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, meski belum ada data epidemiologi khusus mengenai sinusitis secara nasional di Indonesia, tapi data terbaru menunjukkan prevalensi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sebesar 9,3 persen.

Sinusitis sendiri masih diklasifikasikan ke dalam ISPA pada survei kesehatan nasional.

Ketika seseorang terkena flu dan tak kunjung sembuh, bisa jadi ia mengidap penyakit sinusitis. Namun banyak yang masih menyepelekannya, padahal jika tak segera ditangani, sinusitis dapat menyebabkan komplikasi berupa infeksi tulang.

Penyebab Penyakit Sinusitis

Penyebab dari penyakit sinusitis sendiri adalah peradangan yang menyebabkan infeksi. Infeksi ini bisa disebabkan oleh virus, alergi, atau faktor pemicu lainnya.

Pada kondisi normal, sel dinding sinus akan menghasilkan lendir atau mukus untuk membantu mengeluarkan alergen atau polutan dari rongga hidung.

Bila sinus terinfeksi, lendir ini akan terperangkap, volumenya akan bertambah, dan berisi bakteri atau virus. Karena terinfeksi, sel-sel yang ada di dalamnya pun akan meradang.

Beberapa penyebab sinus seperti dilansir dari Liputan6.com

Virus

Virus terutama flu dapat mempengaruhi sistem saluran hidung. Dekatnya hidung dengan salah satu rongga sinus dapat memicu virus berpindah dari hidung ke sinus dan menyebabkan peradangan.

Rhinitis alergi

Rhinitis alergi merupakan jenis radang membran hidung ketika bersentuhan dengan allergen. Rhinitis alergi terjadi karena sistem imun melepaskan zat yang melindungi tubuh dari benda-benda asing yang dapat menyebabkan alergi.

Gejala dari rhinitis sendiri mirip dengan sinusitis yaitu meler dan hidung tersumbat. Rhinitis alergi dapat menjadi salah satu faktor pemicu sinusitis.

Polip Hidung

Polip merupakan daging kecil yang tumbuh disekitar sinus dan hidung. salah satu penyebabnya adalah mukus yang sangat tebal hingga membetuk daging.polip dapat menghambat saluran sinus dan hidung hingga menyebabkan peradangan.

Gangguan Sistem Imun

Orang yang memiliki sistem imun lemah akan rentan terserang penyakit salah satunya adalah penyakit sinusitis. Salah satu contoh lemahnya sistem imun adalah penderita HIV/AIDS.

Infeksi gigi

Kesehatan gigi juga menjadi salah satu faktor yang dapat memicu penyakir sinusitis. Bakteri penyebab infeksi gigi yang bersarang di mulut dapan menyebar ke rongga sinus jika tak segera ditangani.

Kelainan tulang

Sinusitis juga dapat disebabkan oleh kelainan tulang antara rongga hidung atau terjadinya pergeseran rongga hidung.

Gejala sinusitis pada anak maupun orang dewasa mirip dengan gejala flu, yaitu hidung mampet atau berair, keluar lendir berwarna kuning kehijauan dari hidung dan demam ringan. Namun, pada sinusitis terdapat nyeri di wajah terutama sekitar pipi, mata, dan dahi, penurunan indra penciuman, sakit gigi, dan bau mulut.

Anda dapat membedakan pilek biasa dari sinusitis dengan melihat perjalanan penyakit yang terjadi. Umumnya sinusitis ditandai dengan pilek yang tidak kunjung sembuh bahkan hingga 10 hari.

Gejala pilek yang sempat membaik, namun memburuk kembali juga dapat menunjukkan adanya sinusitis. Batuk dan pilek yang sangat berat juga dapat dicurigai telah dikomplikasi dengan sinusitis.

Sumber : Liputan6.com

Foto :Orami.co.id

%d blogger menyukai ini: