Batu empedu adalah suatu materi padat yang terbentuk di saluran empedu atau kantung empedu akibat sebuah ketidakseimbangan. Ketidakseimbangan pada kolesterol, lecithin dan garam empedu dapat membentuk menjadi cairan empedu.

Bentuk dari materi padat tersebut sangat bermacam macam. Bentuk tersebut adalah kristal keras sampai pasir lumpur yang itu semua tergantung dari komposisi yang membentuk materi padat tersebut.

Fungsi dari cairan empedu sendiri diantaranya ikut serta dalam penyerapan lemak dan absorbsi vitamin seperti A, D, E & K

Penyebab Batu Empedu
Pola diet yang salah seperti konsumsi makanan tinggi kolesterol. Contohnya seperti hati ayam, otak, kuning telur, udang, paha ayam dan makanan cepat saji.

Proses saturasi garam empedu di kantung empedu tidak berjalan dengan baik. Pada beberapa keadaan bahkan batu tersebut dapat menyumbat saluran empedu utama.

Faktor Resiko Batu Empedu
Faktor-faktor yang meningkat resiko terkena penyakit batu empedu antara lain :

  • Faktor usia. Semakin meningkatnya usia seseorang, maka risiko penyakit batu empedu juga akan meningkat. Penyakit ini umumnya dialami orang yang sudah berusia di atas 40 tahun.
  • Jenis kelamin, Bila dibandingkan pria, wanita memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk terkena penyakit batu empedu.
  • Dampak melahirkan. Wanita yang pernah melahirkan memiliki risiko lebih tinggi. Perubahan hormon pada masa kehamilan bisa saja meningkatkan kadar kolesterol, dan menjadi penyebab batu empedu.
  • Pengaruh berat badan, risiko akan meningkat jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Pemakaian pil kontrasepsi hormonal meningkatkan risiko terbentuknya batu kandung empedu pada wanita.

Gejala Batu Empedu
Gejala batu empedu sangat bervariasi pada beberapa orang bahkan tidak memberikan gejala sama sekali (asimptomatik). Namun pada umumnya gejala yang dirasakan adalah mual, oleh karena itu seringkali dikira sakit maag, nyeri berulang pada ulu hati. Nyeri yang dirasakan bisa menjalar ke punggung kanan.

Bahkan apabila batu empedu tersebut telah menyumbat pasien dapat mengalami nyeri yang amat sangat, demam, kuning pada kulit dan mata, kotoran seperti dempul.

Apabila sudah terjadi komplikasi tersebut sangatlah berbahaya, karena dapat mendatangkan kematian. Oleh karena itu sebelum jatuh pada komplikasi tersebut kita harus waspada.

Pencegahan
Dengan menjaga pola diet seimbang, hindari makanan berlemak khususnya yang mengandung kolesterol tinggi, minuman beralkohol dan pola hidup sehat seperti rutin berolah raga.

Sumber :Halodoc.com
Foto : Youtube.com

%d blogger menyukai ini: