Waspadai 5 Penyakit yang Mudah Menyerang Anak di Sekolah

Scroll down to content

Anak usia sekolah umumnya menghabiskan waktu enam hingga delapan jam di tempatnya belajar. Sehingga anak banyak melakukan interaksi dengan teman-teman dan benda di sekitarnya. Hal itu membuat sebagian orangtua tak bisa selalu mengawasinya secara penuh. Hingga akhirnya bisa tertular penyakit.

Banyak riset menunjukkan, di sekolah merupakan salah satu tempat penularan penyakit yang mudah terjadi pada anak. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui berbagai jenis penyakit menular yang mungkin menyerang anak ketika di sekolah.

Dikutip dari Liputan6.com, berikut lima penyakit yang rentan menular ketika di sekolah.

Influenza
Influenza kerap dianggap sebagai penyakit yang ringan. Namun anda perlu waspada, karena penyakit ini bisa sangat mudah menular melalui udara. Ya, penyakit ini umumnya disebabkan oleh virus dan menular melalui udara. Gejalanya meliputi batuk, pilek, demam, dan nyeri tenggorokan. Nah, apabila anak Anda terkena influenza, sarankan untuk menggunakan masker agar tidak menulari teman di sekitarnya.

Diare
Penyakit yang rentan menular kepada anak saat di sekolah berikutnya adalah diare. Sebenarnya diare merupakan suatu gejala yang bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi, alergi makanan, dan intoleransi laktosa.

Diare yang disebabkan oleh infeksi dapat menular ke orang lain. Nah, agar anak Anda tidak tertular penyakit ini, bisa perbanyak asupan cairan harriannya. Bila anak terlanjur terkena diare, berikan cairan oralit agar ia terhindar dari dehidrasi.

Umumnya, diare berlangsung hingga tujuh hari dan gejalanya bisa hilang dengan sendirinya tanpa bantuan pengobatan khusus.

Cacar Air
Cacar air juga disebabkan oleh virus varicella zoster. Gejala cacar air berupa demam dan timbulnya bentol di kulit yang terasa sangat gatal. Umumnya, cacar air bisa sembuh sendiri dalam 7 hingga 10 hari.

Cairan di dalam vesikel dapat menulari orang lain. Cacar juga dapat menular melalui kontak dengan kulit orang yang menderita cacar, dan melalui udara dari aluran pernapasan penderita.

Selain itu, penting untuk mengingatkan anak Anda untuk menghindari bersentuhan langsung dengan temannya yang sedang terkena cacar air. Dengan demikian, anak Anda akan terhindar dari paparan yang bisa menyebar lewat bersin, batuk, maupun saat berrbicara

Gondongan
Penyakit yang disebabkan oleh virus paramyxovirus ini mudah menular. Biasanya gondongan akan sembuh dalam waktu sekitar 14 hari. Gejala yang biasa timbul berupa demam, pembesaran kelenjar liur yang terasa nyeri, badan lemas, dan nafsu makan menurun.

Biasanya gondongan ditularkan melalui percikan ludah yang berasal dari bersin atau batuk penderita gondongan. Penularan penyakit ini juga dapat terjadi saat bersentuhan langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita.

Cacingan
Penyakit yang mudah ditularkan melalui aktivitas di sekolah berikutnya adalah cacingan. Penyakit ini bisa terjadi karena cacing atau telur cacing masuk ke dalam organ tubuh melalui makanan atau permukaan lain yang terkontaminasi telur cacing. Misalnya saja saat anak Anda sedang bermain di pekarangan sekolah atau membeli makanan di sembarangan tempat.

Sumber : Liputan6.com

Foto : Shutterstock

%d blogger menyukai ini: