Waspadai Penyakit Kawasaki Pada Anak

Scroll down to content

Para peneliti terus mendalami soal penyakit langka yang disebut dengan penyakit Kawasaki. Dari literatur kesehatan, penyakit Kawasaki adalah penyakit peradangan yang dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang pada jantung.

Penyakit yang sering dialami oleh anak di bawah usia 5 tahun ini awalnya menyerang mulut, kulit, dan kelenjar getah bening.

Penderita penyakit Kawasaki akan mengalami demam yang berlangsung lebih dari 3 hari dan muncul ruam kulit berwarna merah hampir di seluruh bagian tubuh.Pencegahan peradangan pada dinding pembuluh darah jantung, penyakit Kawasaki perlu segera ditangani begitu gejala muncul. Dengan penanganan dini, anak yang sakit Kawasaki dapat sembuh total dalam 6 sampai 8 minggu.

Gejala Penyakit Kawasaki

Gejala penyakit Kawasaki muncul dalam tiga tahap, dan berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan, seperti dijelaskan berikut ini :

Tahap pertama
Tahap pertama terjadi pada minggu ke-1 sampai minggu ke-2. Pada tahap ini, gejala yang muncul adalah:

  • Demam yang berlangsung selama lebih dari 3 hari.
  • Bibir dan lidah kering, kemerahan, serta pecah-pecah.
  • Ruam kemerahan muncul di hampir seluruh bagian tubuh.
  • Telapak tangan dan kaki membengkak, serta memerah.
  • Mata memerah, tanpa disertai keluarnya cairan.
  • Muncul benjolan di leher akibat pembengkakan kelenjar getah bening.

Tahap kedua
Gejala pada tahap kedua muncul pada minggu ke-2 sampai minggu ke-4. Gejala pada tahap kedua yaitu:

  • Diare
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Sakit kepala
  • Tubuh terasa lelah
  • Nyeri dan pembengkakan pada sendi
  • Kulit di jari tangan dan kaki terkelupas
  • Kulit dan bagian putih mata tampak menguning
  • Terdapat nanah dalam urine

Tahap ketiga
Tahap ketiga terjadi pada minggu ke-4 sampai minggu ke-6, ditandai dengan mulai meredanya gejala. Meskipun demikian, kondisi anak masih lemas dan mudah lelah. Butuh waktu setidaknya 8 minggu sampai kondisi anak kembali normal.

Penyebab dan Faktor Risiko Penyakit Kawasaki
Sampai saat ini, penyebab penyakit Kawasaki belum diketahui secara pasti. Meski gejala awalnya mirip dengan penyakit infeksi, namun belum dapat dibuktikan bahwa penyakit ini disebabkan oleh infeksi. Selain itu, penyakit Kawasaki juga tidak menular dari orang ke orang.

Penyakit Kawasaki diduga terkait dengan kelainan genetik, yang diturunkan dari orang tua. Berdasarkan penelitian, penyakit ini lebih berisiko dialami anak usia balita, terutama yang berjenis kelamin laki-laki.

Sumber : Alodokter.com
Foto :Thebump

%d blogger menyukai ini: