Adakah Penderita Bipolar Disorder Di Sekitarmu?

Scroll down to content

Setiap manusia pasti memiliki rasa emosi dalam jiwa. Emosi tersebut adalah bahagia, sedih, dan bersemangat. Biasanya emosi ini datang bergantian, tergantung keadaan yang terjadi pada saat itu. Sebagai contoh, saat sedang merayakan ulang tahun, tentunya emosi yang dirasakan adalah bahagia. Jika sedang berduka, emosi yang dirasakan tentunya rasa sedih. Emosi ini dapat mudah diketahaui oleh semua orang, kecuali pada penderita bipolar disorder. Bipolar Disorder adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan emosi yang drastis. Seorang penderita bipolar dapat merasa sangat senang dan bahagia lalu menjadi sangat terpuruk dalam waktu yang singkat. Perubahan emosi ini  juga bisa terjadi dari sangat percaya diri menjadi sangat pesimitis, atau dari semangat untuk sesuatu menjadi malas bergerak dan beraktifitas.

Fase perubahan emosi pun bisa terjadi kapan saja dan dapat terjadi pada anak-anak ataupun orang dewasa. Gangguan bipolar bisa terjadi karena adanya gangguan fungsi otak atau neurotransmitter yang dipengaruhi oleh genetik, lingkungan, fisik, dan sosial. Gangguan bipolar sendiri tediri dari 4 jenis, yaitu :

  1. Bipolar Tipe 1

Penderita bipolar tipe 1 dikenali jika terlalu kegembiraan atau kesenangan yang berlebihan.

  1. Bipolar Tipe 2

Bipolar tipe 2 dikenali melalui depresi. Biasanya penderita mengalami kelelahan, tidur yang berlebihan, dan suka mengantuk tiba-tiba.

  1. Cyclothymia

Bipolar tipe ini cenderung mengalami depresi tapi tidak begitu terlihat, tetapi masih bisa menampilkan sisi bahagia yang berlawanan dengan suasana hatinya yang sedang depresi.

  1. Bipolar NOS

Bipolar NOS merupakan bipolar yang tidak teridentifikasi. Dalam arti, penderita mengalami gejala bipolar yaitu senang dan sedih secara bergantian muncul dan hilang, sehingga tidak dapat dikenali seperti gejala bipolar lainnya.

Gangguan bipolar dapat diobati dengan konseling khusus atau dengan terapi obat-obatan. Penderita bipolar pada umumnya memiliki kecendrungan tersinggung dan suka marah-marah. Gangguan bipolar ini jika tidak langsung diobati, resikonya bisa berdampak buruk terhadap lingkungan dan diri sendiri. Dampak buruk terhadap lingkungan adalah  seperti performa di sekolah maupun tempat bekerja menjadi turun, kualitas hubungan sosial menjadi rusak misalnya antara suami-istri atau antar kerabat. Dampak yang paling parah adalah jika penderita bipolar mencoba untuk bunuh diri karena faktor-faktor yang terjadi di sekitarnya.

 

Photo by Google

%d blogger menyukai ini: