Hamil di Kolam Renang? Berikut Fakta Seputar Kehamilan

Scroll down to content

Beberapa hari ini, media sosial kembali digemparkan oleh berita kehamilan yang akan terjadi pada wanita saat berada di kolam renang. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di bidang Kesehatan, Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA), Sitti Hikmawaty. Pernyataan ini direspon secara negatif oleh netizen Indonesia setelah Sitti Hikmawati meminta para wanita untuk lebih berhati-hati saat di berada di kolam renang. Sitti menuturkan bahwa kehamilan ini dikategorikan sebagai kehamilan tidak langsung. Dimana kehamilan ini bisa saja terjadi apabila sperma bertemu dengan sel telur melalui pori-pori dengan media kolam renang. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sudah mengeluarkan pernyataan bahwa perempuan tidak akan bisa hamil apabila berada di kolam renang yang sama dengan lelaki. Sampai dengan berita ini diturunkan, Sitti Hikmawati sudah menarik kembali pernyataannya mengenai hal tersebut, dan meminta media untuk tidak memperpanjang pernyataannya tersebut. Berikut adalah 3 hal inti yang harus dipahami seputar sperma dan sel telur sampai terjadinya pembuahan :

  1. Wanita hanya bisa hamil jika berhubungan badan.

Cara umum terjadinya kehamilan, adalah dengan berhubungan badan. Pria akan melakukan ejakulasi dan mengeluarkan sperma. Sperma tersebut bergerak menuju uterus untuk bertemu dengan sel telur. Sel telur yang dibuahi oleh sperma akan menempel di uterus dan baru akan terjadi proses kehamilan.

  1. Sperma tidak akan bertahan di sembarang lingkungan

Kesempatan hidup sperma jika jatuh di bagian kulit selangkangan mungkin masih bisa bertahan sedikit lebih lama, daripada di udara bebas. Jika sperma jatuh di lantai atau media lainnya, maka sperma hanya akan bertahan sekitar 10-30 detik setelah jatuh. Sperma tidak akan hidup di dalam air apalagi yang mengandung kaporit, seperti kolam renang.

  1. Kehamilan terjadi pada saat masa subur

kehamilan terjadi pada perempuan yang sedang dalam masa subur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi apapun. Jika pria ejakulasi di atas atau dekat dengan vulva perempuan, maka masih ada sedikit kemungkinan sperma menempel bahkan bergerak masuk ke saluran vagina.

Nah, untuk yang masih ragu mengenai kehamilan di kolam renang, kamu tidak perlu khawatir, karena itu tidak akan terjadi. Semoga pengetahuan umum mengenai proses pembuahan hingga terjadinya kehamilan ini dapat menambah wawasan seks kamu yah!

 

Photo by Orami Parenting

%d blogger menyukai ini: