Awas, Kenali 5 Efek Samping Akupuntur

Scroll down to content

Metode kesehatan tradisional asal negeri tirai bambu ini dikenal sejak ribuan tahun lalu. Metode ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit hanya dengan menusuk titik median tubuh yang berhubungan dengan organ yang sakit. Namun, jenis pengobatan ini juga bisa menimbulkan beberapa efek samping bagi tubuh Anda.

Teknik ini percaya bahwa penyumbatan aliran energi tubuh dapat menimbulkan masalah kesehatan. Umumnya, ahli akupunktur akan menusukkan jarum setipis rambut ke titik-titik tertentu di seluruh tubuh untuk melancarkan aliran energi, merangsang penyembuhan, dan meningkatkan relaksasi.

Dipercaya ada lebih dari 1.000 titik akupunktur pada tubuh. Masing-masing terletak pada saluran energi yang tak terlihat. Setiap titik dikaitkan dengan sistem organ yang saling berbeda.

Mengutip Very Well Health via CNN Indonesia, para peneliti tidak sepenuhnya memahami bagaimana akupunktur bekerja. Namun, ada teori tepercaya bahwa akupuntur bekerja dengan merangsang pelepasan endorfin, hormon yang dapat menghilangkan rasa sakit.

Akupuntur dipercaya mengatasi penyakit seperti radang sendi, rasa nyeri kronis, migrain, mual, linu bagian panggul, sinus, hingga penurunan berat badan. Tak cuma itu, teknik ini juga diklaim mampu mengatasi masalah mental seperti stres, gangguan kecemasan, insomnia, dan depresi.

Seperti pengobatan lain, akupuntur juga menimbulkan sejumlah efek samping. Mengutip Times of India, berikut beberapa efek samping akupunktur.

  1. Kelelahan
    Rasa lelah akan muncul setelah proses akupuntur. Rasa lelah umumnya akan menghilang beberapa jam setelah perawatan. Namun, pada sebagian orang, rasa lelah bisa berlangsung selama berhari-hari.
  2. Rasa nyeri
    Beberapa bagian tubuh yang jadi target akupuntur umumnya akan terasa sedikit nyeri setelah perawatan. Rasa nyeri umumnya muncul di area sensitif seperti tangan, kaki, atau perut. Umumnya, rasa sakit akan menghilang setelah 24 jam dari akupunktur. Selain rasa sakit, kedutan otot juga umum terjadi setelah akupuntur.
  3. Memar
    Munculnya memar pada bagian tubuh yang jadi target akupuntur juga menjadi hal yang sangat umum terjadi. Hal ini terjadi karena darah berkumpul di area sekitar tempat jarum menusuk kulit.
  4. Sakit kepala
    Beberapa orang juga mengalami sakit kepala ringan setelah perawatan. Sakit kepala menjadi tanda bahwa Anda harus beristirahat setelah menjalani perawatan. Untuk menghindari timbulnya sakit kepala, jangan lupa untuk makan sebelum sesi akupunktur dimulai.
  5. Ledakan emosional
    Beberapa orang menangis atau merasa sangat emosional selama proses akupuntur. Hal ini umumnya terjadi karena akupuntur yang dirasa menyakitkan. Pelepasan emosional menjadi tanda bahwa pengobatan berjalan dengan baik.

Beberapa efek samping akupuntur di atas akan membuat tubuh terasa tidak nyaman. Efek samping menjadi tanda bahwa energi bergerak mengaliri seluruh tubuh.

Sumber :CNN Indonesia

Foto :Shutterstock

%d blogger menyukai ini: