Jangan Panic Buying, Pemerintah jamin Stok Sembako!

Scroll down to content

Berita mengenai virus corona covid-19 bukanlah berita baru. Negara-negara lainnya sudah mempersiapkan segalanya untuk memerangi virus tersebut. Indonesia sendiri sudah diingatkan dari jauh-jauh hari mengenai penyebaran virus ini. Berbagai tindakan pencegahan maupun kebersihan pun sudah dilakukan di beberapa tempat-tempat umum. Sayangnya, kejadian ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk meraih keuntungan. Sebelumnya, penjualan masker juga dijadikan kesempatan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka membeli seluruh persediaan masker dan menjual kembali masker tersebut dengan harga mencapai 400 ribu rupiah untuk satu box nya.  Padahal harga normal masker tersebut hanyalah 35 ribu rupiah per box.  Disaat negara lain seperti China, Korea, dan Jepang memberikan secara sukarela dan banting harga untuk penjualan masker, agar seluruh warganya terhindar dari virus, warga Indonesia malah menjualnya dengan mengambil keuntungan berpuluh-puluh kali lipat. Untungnya pemerintah sigap mengenai hal ini dan akan menangkap siapa saja yang menjual harga masker dengan harga yang tidak sewajarnya.

Tidak berhenti sampai penjualan masker, pengumuman yang diberikan oleh Presiden RI pun kembali dijadikan kesempatan lagi. Beredar luas informasi palsu atau hoax yang mengatakan bahwa akan sulit mendapatkan sembako dan bahan makanan lainnya. Warga pun menjadi panik dan paranoid sehingga berakibat pada Panic Buying. Sebetulnya, kita tidak perlu kaget mengenai virus covid-19 ini yang mulai memasuki wilayah Indonesia. Reaksi masyarakat mengenai Panic Buying sedikit dinilai berlebihan. Dalam hitungan jam, supermarket sudah diserbu oleh mereka yang paranoid. Mereka memborong seluruh persediaan makanan seperti beras, minyak, mie instan dan telur secara berlebihan. Sesungguhnya, sebagai warga negara yang baik seharusnya kita bisa lebih bijak dalam menyikapi kejadian ini. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga menyatakan bahwa pemerintah akan menjamin stok sembako, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan takut mengenai hal tersebut.

Berikut adalah hal-hal yang dapat kamu lakukan, alih-alih menjadi korban paranoid panic buying :

  1. Belilah kebutuhan hidup secukupnya sesuai kebutuhanmu. Membeli secara berlebihan dapat menimbulkan tingginya permintaan pasar sehingga harga-harga mengalami kenaikan. Masih banyak warga lain yang membutuhkan kebutuhan serupa.
  2. Hindari menyebarkan berita “Rush Supermarket” karena berita tersebut dapat memicu kepanikan sehingga banyak orang yang ikut-ikutan membeli padahal sebetulnya barang yang dibelipun tidak terlalu dibutuhkan.
  3. Percayalah pada persiapan pemerintah, Presiden sendiri sudah menyiapkan ruang perawatan bagi siapa saja yang mengalami gejala-gejala covid-19 yang mengacu pada standar WHO (World Health Organization). Pemerintah juga memberikan panduan-panduan mengenai penanganan kasus ini.
  4. Indonesia merupakan negara tropis yang berada tepat di jalur khatulistiwa. Daerah tropis tidak akan membuat virus-virus tersebut menyebar dan berkembang biak. Tetapi, ada baiknya kita mencegah daripada mengobati.
  5. Utamakan kebersihan seperti selalu mencuci tangan dari tempat-tempat umum, tidak menyentuh bagian wajah dengan tangan kotor dan menggunakan penutup hidung atau masker. Menjauhlah sementara dari orang-orang yang mengalami gejala covid-19 untuk menghindari penyebaran virus tersebut.
  6. Berpikirlah secara positif karena tubuh manusia akan beradaptasi selaras dengan apa yang dipikirkannya. Waspada diperlukan, tetapi jangan sampai membuat kita ketakutan apalagi ketakutan yang berlebihan.

 

Photo by SF.Eater.com

%d blogger menyukai ini: