Akhir Maret Diprediksi Wuhan Akan Bebas Dari Virus Corona

Scroll down to content

157 negara sudah terjangkit virus Corona. Virus yang pertama kali dimulai dari Kota Wuhan, untuk pertama kalinya dikonfirmasi tidak ada penambahan kasus infeksi baru. Diperkirakan jika terus menurun, pada akhir Maret ini jumlah kasus akan nihil. Seperti yang telah diketahui sebelumnya, angka kematian di China karena virus ini sudah mencapai lebih dari 3200 orang. Jumlah pasien yang berhasil sembuh pun di China pun tercatat lebih dari 57 ribu pasien, dengan jumlah pasien terinfeksi lebih dari 80 ribu jiwa. Meskipun belum benar-benar berakhir,  hal ini sudah merupakan sebuah kemajuan untuk negeri China, dan diharapkan angka ini terus dapat menurun, agar puncak penyebaran wabah ini segera berakhir.

Menteri Perindustrian China, Xin Guo Bin menyatakan bahwa perusahaan kecil, menengah maupun besar sudah mulai beroperasi kembali seperti sedia kala. Pemerintah pun sudah mencabut beberapa penutupan akses di beberapa kota dengan bertahap. Dinas kebersihan kota Shanghai pun akan kembali membuka taman mereka untuk umum pada 20 Maret mendatang. China memfokuskan diri dengan mengisolasi negaranya dan  perhatian mereka lebih kepada pasien-pasien yang terjangkit. Sampai dengan saat ini, China terus mengawasi arus para pendatang baru ke negara mereka maupun warga negara China sendiri yang ingin bepergian, untuk menekan penyebaran.

Rumah sakit sementara yang sempat dibangun di Kota Wuhan pun sudah ditutup. Saat ini, pemerintahan China akan berfokus pada ekonomi negara yang diketahui berdampak sangat besar selama isolasi dilakukan. Menghidupkan kembali perekonomian, tentu ini bukanlah hal mudah yang bisa dilakukan dalam waktu yang singkat, meskipun beberapa wilayah masih menerapkan karantina. Adanya penurunan yang signifikan pada kasus virus corona di China ini tidak lepas karena adanya isolasi ketat yang dilakukan pemerintah, sehingga penyebaran virus ini dapat diatasi dengan baik.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: