Bantu Adik Yuri Melawan Cytomegalovirus Agar Dapat Bermain Kembali Dengan Saudari Kembarnya

Scroll down to content

Kembar namun berbeda nasib. Ya, itulah yang dialami oleh si kembar Yura dan Yuri. Keadaan Yuri sama sekali berbeda dengan saudari kembarnya, Yura. Orang tua Yuri merasakan keanehan pada putrinya, pasalnya Yuri sama sekali tidak dan tidak meminta susu. Tidak seperti saudari kembarnya yang selalu menangis dan merengek minta susu. Pada suatu hari, Yuri pucat, matanya menghadap ke atas dan sulit bernafas. Saat itu juga, Yuri langsung dilarikan ke rumah sakit oleh kedua orang tuanya.

Dokter yang menganani Yuri sudah mengatakan bahwa keadaan Yuri akan sangat berbeda dengan Yura. Di usianya yang ke 4 bulan, Yuri didiagnosa terkena Microsefalus, penyakit dimana lingkar kepala anak berukuran kecil. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, Yuri juga di diagnosa terkena virus CMV (Cytomegalovirus), epilepsi, gizi buruk, dan penglihatan buruk.

Yuri pun sering mengalami kejang-kejang, dan akhirnya harus terus mengkonsumsi obat kejang dan obat untuk melawan virusnya. Obat inilah yang kemudian menjadi teman Yuri untuk kedepannya. Sayangnya, obat tersebut sangat mahal sehingga orang tua Yuri kesulitan untuk membelinya.

Obat virus yang dikonsumsi Yuri dalam sebulan harus menghabiskan biaya sekitar 4 juta rupiah, belum termasuk biaya obat lainnya, biaya pemeriksaan, dan sebagainya. Oleh karena itu, kedua orang tua Yuri menggalang dana untuk mengajak Insan Peduli Indonesia untuk mendoakan bersama kesembuhan Yuri dengan donasi di https://pedulisehat.id/bantu-yuri-sembuh-dari-epilepsi

Saat ini orang tua Yuri memerlukan support dari kita semua untuk terus dapat menemami Yuri mendapatkan pengobatan yang seharusnya. Berapapun donasi yang terkumpul tentunya akan membantu meringankan keuangan orang tua Yuri.

Jangan lupa untuk mengujungi platform https://pedulisehat.id untuk membantu teman-teman kita lainnya yang juga sangat membutuhkan uluran tangan kita.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: