Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2020

Scroll down to content

Untuk menunjang penampilan, banyak orang yang rela mengeluarkan kocek lebih untuk busana agar terlihat kece. Ada juga yang sanggup membayar mahal agar kulit terlihat bagus. Tapi, tahukah kamu, bukan hanya kulit dan bsuana saja, ternyata gigi juga merupakan salah satu aspek penting yang menunjang penampilan. Tanggal 20 Maret ditetapkan sebagai World Oral Health Day atau yang lebih dikenal sebagai Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia oleh Federation Dental International (FDI). Tanggal tersebut diambil dari tanggal lahir pendiri FDI, Dr. Charles Godon, yang juga mencerminkan jumlah 20 gigi alami yang dimiliki lansia dan anak-anak, serta jumlah gigi orang dewasa dengan total 32 gigi. Kemudian hal ini diterjemahkan menjadi 3/20 lalu dan ditetapkannya 20 Maret sebagai Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia. Peran gigi dan mulut yang sehat sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Pada Hari Gigi dan Mulut Sedunia pada tahun 2020, FDI mengangkat tema anak-anak dengan tingkat kerusakan gigi yang tinggi. Hal ini dikhawatirkan akan memicu masalah kesehatan saat beranjak dewasa kelak. Untuk itu FDI berupaya untuk mensosialisasikan bagaimana caranya menciptakan perubahan yang positif untuk menjaga kesehatan dimulai dari mulut.  Menjaga kesehatan gigi dan mulut harus dilakukan sejak dini, terutama pada anak-anak, agar kedepannya mereka dapat menyadari pentingnya memperhatikan kebersihan gigi dan mulut. Berikut adalah langkah yang dapat kamu lakukan untuk kemudian diprakttekan :

  1. Sejak lahir, kebersihan mulut pada bayi harus dijaga dengan rajin membersihkannya menggunakan cotton buds dan air hangat, agar sisa susu tidak menempel dan tidak menjadi jamur.
  2. Ketika anak mulai tumbuh gigi, ajarkan mereka untuk menggosok gigi dengan sikat. Sebagai orang tua, kita harus memperhatikan sikat gigi dan pasta gigi yang aman bagi anak-anak.
  3. Pastikan kandungan fluor pada pasta gigi anak-anak sudah aman. Fluor berfungsi untuk melindungi gigi dari kerusahakan. Maka dari itu, kandungan fluor yang terdapat pada pasta gigi anak-anak dan dewasa pun kadarnya berbeda.
  4. Jangan terlalu sering memberikan anak makan-makanan yang manis. Pastikan juga anak-anak membersihkan giginya ketika mengkonsumsi makanan yang manis.
  5. Pastikan anak meminum air putih setelah meminum susu, terutama saat sebelum tidur. Kandungan pada susu akan mengendap pada gigi yang kemudian akan berubah menjadi asam. Asam ini akan merusak gigi perlahan-lahan dan terjadi karies gigi yang akan membuat gigi berlubang.

Nah, mari kita ajarkan anak-anak kita sejak dini, agar mereka paham mengenai kesehatan gigi. Jangan lupa untuk mengingatkan mereka membersihkan gigi secara rutin dan teratur yah. Selamat Hari Gigi dan Mulut Sedunia! Salam Senyum!

Photo by Kumparan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: