Ini Dia 10 Tanaman Herbal Pembunuh Virus Paling Ampuh

Scroll down to content

Tanaman herbal sudah dipercaya untuk mengatasi berbagai penyakit termasuk infeksi virus secara alami. Mengingat Indonesia juga memiliki banyak jenis tanaman herbal yang berguna untuk kesehatan.

Tanaman herbal pembunuh virus adalah obat alami yang dipercaya dapat memperlambat perkembangan virus di dalam tubuh atau mencegah agar virus tidak menyerang tubuh.

Konsentrasi senyawa tanaman tertentu memiliki potensi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tubuh lebih kuat dalam menghadapi virus berbahaya atau disebut juga dengan patogen. Obat herbal untuk virus juga dianggap lebih ampuh dari obat antivirus karena patogen bermutasi setiap waktu dan menjadi tidak rentan lagi terhadap pengobatan antivirus biasa.

Selain itu, obat herbal menghilangkan virus juga dipercaya sebagai obat alami untuk mengatasi flu, batuk, pilek biasa, masalah pencernaan, antiinflamasi, meningkatkan kesehatan kardiovaskular, dan manfaat kesehatan lainnya.

Contoh obat herbal pembunuh virus dan bakteri adalah jahe, ginseng, oregano, basil, bawang putih, peppermint, echinacea, dan banyak lagi. Berbagai tanaman herbal tersebut mengandung vitamin, mineral, dan nutrisi alami untuk meningkatkan fungsi tubuh dalam mencegah infeksi dan penyakit.

Tanaman Herbal Pembunuh Virus Paling Efektif

Berikut ini daftar tanaman herbal pembunuh virus yang dipercaya, walaupun hanya didukung oleh penelitian yang terbatas:

1.Jahe
Jahe adalah salah satu obat herbal pembunuh virus dan bakteri alami yang paling dipercaya. Jahe memiliki sifat antivirus dalam kadar tinggi untuk mengatasi serangan virus di tubuh.

Jahe juga mengandung gingerol dan zingerone untuk menghambat agar virus tidak mencapai sel-sel tubuh. Berdasarkan penelitian, efek antivirus jahe efektif untuk mengatasi paparan virus avian influenza, RSV, dan feline calicivirus (FCV), dan norovirus manusia.

2.Ginseng
Ginseng adalah akar alami yang termasuk dalam obat herbal untuk virus dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

Berdasarkan penelitian, ginseng juga memiliki efek antivirus bernama ginsenosides yang efektif untuk menangkal hepatitis A, virus hepatitis B, norovirus, virus coxsackie, RSV, dan virus herpes. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk membuktikan apakah kandungan ginseng potensial untuk dijadikan obat antivirus di masa depan.

3.Kunyit
Kunyit mungkin merupakan obat herbal untuk virus paling efektif yang ada. Kunyit mengandung senyawa curcuminoids dengan bahan aktif utama yaitu curcumin. Curcumin memiliki efek antiinflamasi, antioksidan, dan antivirus yang kuat.

4.Echinacea
Baik bunga, akan, dan daun echinacea digunakan sebagai obat herbal menghilangkan virus dan keluhan kesehatan lain. Salah satu manfaat echinacea adalah untuk meningkatkan sistem kekebalan imun sehingga tubuh lebih kuat dalam melawan virus penyebab infeksi dan penyakit.

5. Bawang Putih
Bawang putih digunakan sebagai bumbu dasar dari sebagian besar makanan Indonesia. Tidak hanya untuk menambah rasa dan aroma, bawang putih juga merupakan tanaman herbal pembunuh virus karena dapat meningkatkan respons sistem kekebalan.

Berdasarkan penelitian, ekstrak bawang putih dapat menghilangkan kutil yang disebabkan oleh human papillomavirus virus (HPV) serta mungkin efektif sebagai antivirus untuk influenza A dan B, HSV-1, pneumonia virus, dan rhinovirus penyebab pilek.

6. Lemon
Lemon memiliki senyawa antivirus. Berdasarkan penelitian, kandungan antivirus pada lemon efektif untuk mengatasi avian influenza (flu burung), virus herpes, HIV-1, dan enterovirus 71 atau virus penyebab infeksi parah pada bayi anak.

7. Oregano
Oregano adalah tanaman herbal pembunuh virus dari keluarga mint. Oregano memiliki sifat antivirus carvacrol yang efektif untuk membantu tubuh dalam melawan serangan virus berbahaya.

Berdasarkan penelitian, minyak esensial oregano memiliki aktivitas antivirus terhadap murine norovirus (MNV) penyebab flu perut, virus herpes simplex tipe-1 (HSV-1), rotavirus penyebab diare pada bayi dan anak, dan respiratory syncytial virus (RSV) penyebab infeksi pernapasan.

8. Sage
Sage adalah aromatik herbal yang digunakan sebagai obat herbal pembunuh virus dan bakteri. Daun dan batang sage memiliki sifat antivirus yang dikaitkan sebagai senyawa safficinolide untuk menghambat aktivitas virus.

Berdasarkan penelitian, sage dapat membantu mengontrol human immunodeficiency virus tipe 1 (HIV-1) agar virus tidak memasuki sel target. Sage juga terbukti dapat mengatasi virus HSV-1 dan Indiana vesiculovirus, yaitu virus yang menyerang hewan ternak seperti kuda, sapi, dan babi.

9. Temulawak
Temulawak berasal dari satu keluarga dengan kunyit, yaitu Zingiberaceae dan memiliki genus Curcuma. Temulawak telah lama dimanfaatkan sebagai tanaman herbal pembunuh virus dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan Ayurvedic.

10. Daun Basil
Salah satu jenis daun basil adalah daun kemangi, namun varietas yang dipercaya memiliki manfaat kesehatan paling kuat adalah jenis holy basil dan sweet basil. Daun ini biasanya dijadikan pelengkap berbagai makanan dan minuman.

Berdasarkan penelitian, daun basil dapat membantu meningkatkan sistem imun dalam melawan virus yang masuk ke tubuh. Ekstrak daun basil mengandung senyawa apigenin dan asam ursolat yang dipercaya potensial untuk mengatasi virus herpes, hepatitis B, dan enterovirus.

Sumber : Dokter Sehat

Foto : Hello Sehat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: