Hal Positif Dari Lockdown, Kualitas Udara Membaik

Scroll down to content

Status lockdown diberlakukan di beberapa negara terkait Covid-19. Masyarakat sama sekali tidak diperbolehkan untuk keluar rumah. Dampak dari lockdown pun tidak sepenuhnya negatif, ternyata ada hal positif yang dapat dirasakan dari adanya lockdown ini. Salah satunya, yang paling berdampak adalah udara yang membaik.  Di Italia, Satelit ESA’s Sentinel-5P mengatakan bahwa nitrogen dioksida yang diproduksi oleh mobil dan pembangkit listrik mengalami penurunan drastis. Polusi turun karena konsentrasi partikel-partikel di atmosfer tersebar. Hal ini di klaim sebagai udara terbersih yang pernah ada di Italia utara.

Sama dengan Italia, menurut pantauan NASA dan Badan Antariksa Eropa kualitas udara di China telah meningkat menjadi lebih baik secara signifikan sejak 1 Januari 2020 akibat adanya lockdown. Polusi udara DI China diperkirakan dapat membunuh lebih dari satu juta warga China dalam setahun. Penurunan polusi udara di China ini telah mengurangi angka kematian dini akibat polusi udara sekitar 50 ribu hingga 100 ribu. NASA juga melaporkan bahwa penurunan polusi udara di China memang terkait dengan perlambatan ekonomi setelah wabah corona melanda China.

Tidak hanya di Italia dan di China, kualitas udara di Jakarta sendiri membaik akibat adanya isolasi mandiri dari pemerintah. Kondisi udara di sejumlah titik di Jakarta terpantau lebih baik dibandingkan sebelumnya yang berstatus tidak sehat atau berpolusi tinggi. BMKG mengatakan bahwa data kualitas udara di Jakarta tergolong baik pada skala warna hijau. Kualitas udara ini dibuktikan dengan data yang menunjukkan konsentrasi polusi yang sangat rendah, yaitu 0-50 µgram/m3. Hal ini diungkapkan terkait dengan kondisi polusi udara pasca penerapan kerja dari rumah untuk menghindari COVID-19.

Mesikpun baru beberapa hari diumumkannya work from home (WFH), hal ini tidak serta merta disimpulkan bahwa kualitas udara membaik sepenuhnya. Ada kemungkinan penurunan polusi juga bisa dikarenakan oleh turunnya hujan. Tidak semua lokasi di Jakarta mengalami penurunan polusi, tetapi setidaknya ada kemajuan, kan?

Nah, semoga dengan adanya work from home ini kita bsia mengambil sisi positifnya yah. Kita bisa menjaga kesehatan diri kita sendiri, bisa berkumpul dengan keluarga, bisa melakukan aktifitas lainnya dirumah, juga bisa memperbaiki polusi di lingkungan Jakarta. Jangan lupa #DiRumahAja untuk mencegah penyebaran Covid-19!

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: