Hantavirus, Virus Baru Berasal Dari Tikus

Scroll down to content

Ketika dunia masih berduka akibat Corona atau Covid-19, kini muncul virus lainnya yang juga sama membahayakannya. Lebih dari 150 negara masih sibuk mengatasi virus Corona, kini muncul nama Hantavirus. Centers for Disease Control and Prevention mengatakan bahwa Hantavirus atau Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) merupakan penyakit pernapasan yang parah. Virus ini dibawa oleh binatang tikus. Siapa pun yang bersentuhan dengan tikus yang membawa hantavirus beresiko terkena HPS. Hantavirus bukanlah virus baru, melainkan sudah ada sejak tahun 1981, dan disebarkan oleh tikus dan membahayakan nyawa manusia jika terkena. Hantavirus tersebar luas di Asia Timur terutama China, Rusia dan Korea dan Amerika. Orang sehat pun berisiko terkena infeksi HPS jika terpapar virus.

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, Hantavirus adalah keluarga virus yang menyebar terutama oleh tikus dan dapat menyebabkan beragam sindrom penyakit pada orang. Dikutip dari Liputan 6 via Indiatoday, Pusat Informasi Bioteknologi Nasional (NCBI) Amerika Serikat menyatakan jenis Hantavirus mencakup lebih dari 21 spesies, namun penyebabnya dari tikus-tikus kecil.

Gejala awal yang muncul jika seseorang positif mengidap Hantavirus adalah gampang lelah, pusing, demam dan nyeri pada paha, pinggul, punggung dan bahu. Gejala juga bisa terjadi pada perut seperti diare. Gejala ini sedikit mirip dengan gejala Corona, dimana ketika sudah berlangsung beberapa hari, orang yang terjangkit akan mengalami gagal pernapasan dan resiko pembuluh darah pecah. Jika hal tersebut terjadi, maka mengakibatkan gagal ginjal.  Perbedaannya dengan Corona, orang dengan gejala Hantavirus tidak pilek dan sakit tenggorokan. Gejala tertular berlangsung selama 8 pekan setelah terkena kencing atau tetesan lainnya dari tikus.

Hantavirus telah menelan 1 korban yang meninggal dunia pada 23 Maret 2020 lalu. Pria tersebut merupakan penumpang bus yang berasal dari provinsi Yunna dan sedang dalam perjalanan kerja menuju Shandong, dan setekah di lakukan pemeriksaan, hasilnya positif terkena Hantavirus. Virus ini tidak menyebar seperti Covid-19 yang menyebar antar manusia lewat udara. Virus ini menyebar dari binatang yakni tikus ke manusia. Jadi, jagalah kebersihan, jangan sampai kita bersentuhan dengan tikus ataupun terkena paparan dari kotoran tikus, seperti urine tikus.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: