Ketahui Fakta Sebelum Memutuskan Suntik Vitamin-C

Scroll down to content

Meningkatnya jumlah kasus Corona setiap hari, membuat masyarakat semakin resah. Saat ini, semua orang berbondong-bondong menyerbu persediaan suplemen untuk kebutuhan data tahan tubuh terkait Covid-19. Bahkan dokter pun ramai didatangani hanya untuk menyuntikkan vitamin C. Vitamin C adalah salah satu vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, yang berfungsi untuk melindungi kerusakan sel-sel tubuh akibat paparan radikal bebas.  

Cairan vitamin C biasanya disuntikkan ke dalam tubuh dengan dua cara, yaitu intramuskular (dengan menyuntikkan di bawah kulit melalui otot) dan subkutan (menyuntikkan lewat pembuluh darah atau intravena). Dosis rata-rata harian suntik vitamin C untuk orang dewasa yaitu sekitar 70-150 miligram, bahkan bisa mencapai 1 gram untuk penyembuhan luka.

Meskipun tidak dilarang secara medis, suntik vitamin C mempunyai manfaat dan juga efek buruk untuk tubuh. Apakah kamu termasuk salah satunya? Mari kita pelajari potensi efek samping dari suntik Vitamin C ini.

  1. Alergi adalah reaksi yang langsung dirasakan untuk mereka imunitas yang rendah, misalnya ruam pada kulit atau gatal-gatal.
  2. Jika tubuh menolak terhadap suntikkan vitamin C, maka yang akan terjadi adalah kerontokan pada rambut. Tidak semua orang mengalami ini, karena tergantung pada kondisi tubuh seseorang.
  3. Mengakibatkan proses menopause menjadi lebih cepat. Misalnya yang seharusnya menopause di umur 50 tahun, karena terlalu sering suntik vitamin C, maka d umur 40 tahun sudah memasuki masa menopause.
  4. Suntik vitamin C juga dapat meningkatkan glukosa darah dalam tubuh. Jadi, untuk teman-teman yang memiliki riwayat diabetes, sebaiknya jauhi cara ini.
  5. Menyuntikkan vitamin C setara berlebihan akan membuat ginjal tidak bekerja secara optimal, jika terlalu sering bahkan dapat membuat fungsi ginjal menurun dan dapat menyebabkan penyakit ginjal.

Nah, oleh karena itu penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter terkait, mengenai dosis yang akan disuntikkan ke dalam tubuh. Suntik Vitamin tidak perlu sering dilakukan, kecuali kondisi penyerapan tubuh buruk atau alasan lainnya. Ketahui bahwa dosis suntikan vitamin C biasanya adalah 200 mg sehari sekali hingga satu minggu. Semoga informasi ini bermanfaat yah!

Photo hanya Ilustrasi by Shutterstock

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: