Selamat Jalan, Glenn Fredly

Scroll down to content

Indonesia kembali harus kehilangan salah satu musisi terbaiknya. Glenn Fredly meninggal dunia pada Rabu (8/4) karena penyakit yang bersarang di tubuhnya yakni meningitis atau radang selaput otak di usianya yang ke 44 tahun. Salah satu anggota dari keluarga Glenn Fredly sempat menyatakan bahwa selama satu bulan terakhir Glenn sering mengeluhkan penyakitnya,dan akhirnya memutuskan untuk menjalani rawat inap. Kondisinya pun semakin turun selama tiga hari terakhir sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Meningitis adalah peradangan selaput yang mengelilingi dan melindungi otak serta sumsum tulang belakang. Meningitis dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, parasit, dan jamur. Peradangan tersebut akhirya mengakibatkan kerusakan pada otak dan bahkan berujung pada kematian.

Profile Glenn Fredly

Gejala dari penyakit meningitis sulit disadari karena gejala berupa flu. Namun, gejala tersebut dapat berkembang seiring dengan waktu diikuti dengan gejala-gejala lainnya seperti demam tinggi secara tiba-tiba leher kaku, sakit kepala parah, mual dan muntah, kesulitan berkonsentrasi, tubuh kejang, mengantuk dan sulit bangun dari tidur, sensitif terhadap cahaya, tidak nafsu makan dan ruam pada kulit. Beberapa penyakit meningitis juga dapat menular melalui bersin, batuk, berciuman, maupun berbagi peralatan mandi ataupun makan.Penyakit Meningitis ini juga pernah merenggut nyawa Komedian Alm. Olga Syahputra.

Peduli Sehat Turut Berduka Cita atas meninggalnya Musisi Romansa Tanah Air kita, Glenn Fredly. Karyamu akan selalu dikenang oleh Negeri ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Teman-teman Insan Peduli, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan, terutama di masa pandemi saat ini.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: