Waspadai 4 Penyebab Sperma Encer dan Cara Mengatasinya

Scroll down to content

Air sperma encer sering kali dikaitkan dengan kondisi ketidaksuburan. Padahal, kondisi ini bukan masalah kesehatan seksual yang serius. Air mani memiliki fungsi membawa sperma keluar dari kelenjar prostat.

Biasanya, air mani memiliki bentuk yang kental dengan warna keputihan, namun beberapa kondisi dapat mengubah warna dan bentuk. Lantas, bagaimana cara mengentalkan sperma? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Penyebab Sperma Encer
Pada dasarnya, air mani yang encer dapat terjadi karena jumlah sperma yang rendah, faktor gaya hidup, dan defisiensi nutrisi. Penting untuk diketahui, perubahan warna air mani atau tingkat kekentalannya tidak selalu menjadi alasan untuk khawatir, tetapi Anda harus menemui dokter jika perubahan bertahan lebih dari seminggu, atau jika memiliki gejala lain seperti nyeri, bengkak, demam, atau darah dalam urine.

Berikut ini adalah berbagai penyebab sperma encer yang wajib Anda tahu, di antaranya:

  1. Oligospermia
    Salah satu penyebab paling umum dari air mani atau sperma encer adalah jumlah sperma yang rendah (oligospermia). Jika jumlah sperma kurang dari 15 juta sperma per mililiter, hal itu bisa dikatakan di bawah normal. Beberapa kondisi yang menjadi penyebab oligospermia meliputi:

2. Varikokel
Varikokel adalah pembesaran pembuluh darah vena di dalam skrotum (kantung buah zakar). Ini adalah penyebab utama sperma encer dan menjadi penyebab infertilitas pria. Meski begitu, varikokel adalah kondisi yang dapat diobati.

3. Infeksi
Salah satunya contohnya adalah penyakit menular seksual seperti gonore atau infeksi jenis lain yang menyebabkan peradangan pada organ reproduksi, seperti epididimitis.

4. Tumor
Tumor ganas dan jinak di testis dapat memengaruhi produksi sperma.

Ketidakseimbangan Hormon
Hormon yang diproduksi di testis, kelenjar hipofisis, dan hipotalamus semuanya diperlukan untuk menghasilkan jumlah sperma yang sehat. Perubahan hormon-hormon ini dapat memengaruhi produksi sperma.

Penyebab potensial lain yang bisa menyebabkan jumlah sperma rendah termasuk:

  • Masalah ejakulasi seperti ejakulasi retrograde.
  • Antibodi antisperma dalam sistem kekebalan tubuh.
  • Cedera atau masalah lain dengan saluran yang membawa sperma.
  1. Sering Ejakulasi
    Terlalu sering ejakulasi dapat menyebabkan sperma encer. Jika Anda ejakulasi beberapa dalam kali sehari, kualitas air mani setelah ejakulasi pertama cenderung menjadi encer. Tubuh memerlukan beberapa jam untuk menghasilkan cairan semen yang normal dan sehat.
  2. Defisiensi Zinc
    Penyebab sperma encer berikutnya adalah akibat minimnya asupan zinc yang masuk ke tubuh. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang kekurangan zinc dan mengonsumsi suplemen zinc sulfate dapat melawan efek antibodi antisperma dengan lebih baik. Antibodi ini diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh, yang secara keliru merespons sperma sebagai zat asing.
  3. Pra-ejakulasi
    Jika Anda memiliki air mani atau sperma encer, penting untuk diperhatikan apakah ada warna lain atau terlihat jernih. Hal itu dikarenakan, air mani yang sangat jernih sebenarnya adalah cairan pra-ejakulasi yang dikeluarkan selama pemanasan. Cairan ini biasanya mengandung sperma dalam jumlah sedikit.

Cara Mengentalkan Sperma
Setelah Anda mendapatkan penjelasan mengenai berbagai penyebab sperma encer, hal penting lainnya yang harus dipahami oleh seorang pria adalah mengetahui bagaimana cara mengentalkan sperma. Pilihan perawatan untuk kondisi ini tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Seorang dokter dapat meresepkan antibiotik jika telah menentukan penyebabnya adalah infeksi bakteri. Sementara untuk orang-orang dengan ketidakseimbangan hormon, dokter dapat merekomendasikan terapi hormon.

Nah itulah yang patut Anda ketahui dan pahami berbagai penyebab sperma encer.

Sumber : DokterSehat
Foto : SehatQ

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: