Angina pektoris atau angina adalah istilah medis untuk nyeri dada atau ketidaknyamanan yang disebabkan penyakit jantung koroner. Istilah yang dikenal oleh banyak masyarakat, adalah  angin duduk. Angin duduk ini dirasakan seseorang seperti masuk angin berat, yang menyebabkan nyeri di bagian dada, pegal-pegal di bagian leher, bahu, punggung, atau lengan. Biasanya seseorang akan meminta pijat, kerik, atau minuman herbal lainnya, namun biasanya tidak mereda setelah melakukan pengobatan tradisional tesebut. Penderita masuk angin berat dapat berujung pada kematian karena tidak segera mendapat penanganan yang tepat.

Angina terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan darah sebanyak yang dibutuhkan, sehingga arteri jantung menyempit atau tersumbat. Kondisi medis demikian disebut iskemia. Rasa sakit biasanya terjadi di dada dan bisa juga dirasakan di bahu, lengan, atau rahang. Gejala Angina Pektoris biasanya berupa nyeri atau tekanan dada sementara yang terjadi ketika arteri yang mensuplai darah dan oksigen ke jantung menyempit atau terhambat. Kondisi ini akan membuat tekanan pada dada, nyeri yang berlebihan, atau ketidaknyamanan di bahu, lengan, punggung, leher, serta rahang. Beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya angina pectoris, yaitu:

  • Terpapar suhu yang sangat panas atau dingin
  • Makan dalam jumlah besar
  • Merokok
  • Kelebihan berat badan
  • Memiliki riwayat penyakit jantung
  • Memiliki kolesterol atau tekanan darah tinggi
  • Menderita diabetes
  • Tidak berolahraga.

Nyeri juga bisa menjalar ke leher, lengan, dan bahu. Selain itu, Anda pun mungkin mengalami beberapa gejala lain, seperti Pusing, mual, kelelahan, sesak napas, berkeringat, dan gelisah. Angina pektoris adalah tanda bahwa otot jantung tidak mendapatkan oksigen yang dibutuhkannya. Itu tidak menyebabkan kerusakan permanen pada jantung, tetapi itu bisa menjadi peringatan serangan jantung.  Jadi, meskipun beberapa orang mengalami angina selama bertahun-tahun tanpa pernah mengalami serangan jantung, nyeri angina harus ditanggapi dengan serius. Pencegahan bisa dilakukan dengan melakukan :

  • Mengadopsi Gaya Hidup Sehat sehingga jantung yang sehat dapat membantu kamu menjaga kolesterol dan tekanan darah tetap rendah, menjaga pembuluh darah tetap bersih, dan mencegah angina.

·         Makan Banyak Buah-buahan

Selain mengonsumsi buah-buahan, jenis makanan lain yang baik dikonsumsi adalah sayuran, biji-bijian, dan sumber protein rendah lemak seperti kacang-kacangan dan ikan.

·         Berolahraga Secara Teratur

Pertahankan berat badan yang sehat dan kontrol diabetes tetap terkendali

Sumber: diolah dari beberapa sumber lainnya

Photo by shutterstock

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: