Alasan Covid-19 Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional

Scroll down to content

World Health Organization (WHO) telah menyatakan Covid-19 sebagai Pandemi Global sejak tanggal 11 Maret 2020. Presiden Joko Widodo juga secara resmi sudah menetapkan Covid-19 sebagai Bencana Nasional Non-alam, didasari dari empat indikator, yakni :

  1. Jumlah korban dan kerugian harta benda yang disebabkan oleh Covid-19 semakin meningkat setiap harinya.
  2. Cakupan wilayah yang terdampak semakin meluas, dan telah menyebar hingga ke 34 provinsi yang ada di Indonesia.
  3. Dampak wabah Covid-19 tidak hanya dari segi kesehatan, namun juga aspek sosial ekonomi yang luas, serta adanya jutaan orang yang terancam mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal akibat wabah ini.
  4. World Health Organizations (WHO) atau Badan Kesehatan Internasional telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global.

Bencana nonalam yang disebabkan oleh penyebaran Covid-19, tidak hanya berdampak pada hilangnya nyawa seseorang, tetapi juga kerugian harta benda, meluasnya cakupan wilayah yang terkena bencana, serta menimbulkan implikasi pada aspek sosial ekonomi yang meluas di seluruh Indonesia.

Penanggulangan bencana nasional yang diakibatkan oleh penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dilaksanakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui sinergi antar Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.

Gubernur, Bupati, dan Walikota, sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah, memiliki kewenangan menerapkan kebijakan di daerahnya dengan memperhatikan kebijakan Pemerintah Pusat. Penetapan status bencana nasional itu memberikan pintu bagi kerja sama internasional dan bagi bantuan kemanusiaan yang tetap mengacu kepada aturan undang-undang, dan akan mengedepankan sinergitas dengan seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah pusat dan daerah sehingga lebih seirama.

Penetapan status bencana nasional ini bertujuan untuk mempermudah sejumlah akses meliputi pengerahan sumber daya manusia, peralatan, logistik, imigrasi, cukai, dan karantina, kemudahan perizinan, pengadaan barang atau jasa, pengelolaan dan pertanggungjawaban uang atau barang, penyelamatan dan komando untuk memerintahkan sektor atau lembaga.

Bencana nasional memiliki skala dampak yang meluas di seluruh. Pengaruhnya di berbagai sektor dan melumpuhkan sendi-sendi perekonomian secara. Pertumbuhan ekonomi sendiri di  Indonesia akan menurun selama tahun 2020.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: