Ketahui Takaran Gula dan Garam Yang Tepat Bagi Tubuh

Scroll down to content

“Mengatur pola makan yang sehat” mungkin sudah terbiasa kita dengar. Kenyataannya, tidak semua orang dapat memahami pola makan yang sehat yang dimaksud. Pola makan memang berpengaruh terhadap imun pada tubuh. Jika pola makan dan kualitas makanan yang masuk ke tubuh tidak memenuhi gizi, akan terjadi kebalikannya yakni melemahkan sistem imun itu sendiri. Maka dari itu, penting untuk mengetahui pedoman pola makan sehat.

Imun tubuh yang lemah menjadi sasaran utama bagi bakteri dan virus

  • Hindari Konsumsi Garam Berlebih

Setiap masakan pasti kandungan garam. Tetapi, mengkonsumsi garam berlebih juga tidak baik bagi tubuh. Terlalu banyak konsumsi garam dapat menyebabkan defisiensi imun, yaitu turunnya kemampuan tubuh dalam melawan infeksi bakteri. Kementerian Kesehatan juga merekomendasikan konsumsi garam hanya 5 gram atau 1 sendok teh per hari. Coba perhatikan, apakah konsumsi garammu hari ini sudah lebih dari 5 gram?

  • Hindari Konsumsi Gula Berlebih

Camilan memang membuat semua orang tertarik untuk mencobanya. Tetapi, camilan bukan merupakan makanan yang baik untuk dikonsumsi terlalu sering. Camilan yang mengandung terlalu banyak gula dapat melemahkan imun dan membuat kemampuan sel kekebalan menelan bakteri berkurang. Kementerian Kesehatan merekomendasikan asupan gula setiap hari adalah maksimal 50 gram per hari atau setara dengan 4 sendok makan. Oleh karena itu, perhatikan lagi jumlah gula pada teh, kopi, makanan, dan camilan manis.

  • Hindari Makanan Yang Mengandung Banyak Lemak

Konsumsi lemak berlebih dapat menyebabkan obesitas dan melemahkan kekebalan tubuh.
Kemenkes merekemondasikan asupan lemak maksimal harian adalah 67 gram atau setara lima sendok makan saja. Lemak terdapat pada makanan harian dan juga minyak goreng. Nah, tidak hanya gula dan garam yang harus diperhatikan, kandungan lemak juga harus diperhatikan yah.

  • Tidak Makan Makanan Yang  Mengandung Serat

Tidak semua orang menyukai sayur. Tidak hanya anak kecil, beberapa orang dewasa pun jarang ada yang menyukai sayur-sayuran. Padahal, sayuran mengandung banyak serat yang tinggi untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh terhadap virus. Jika kamu tidak menyukai sayur, kamu boleh menggantinya dengan mengkonsumsi buah-buahan, dan kacang-kacangan. Jus sayuran atau jus buah-buahan juga bisa menjadi opsi kedua.

  •  Keseringan Konsumsi Alkohol

Alkohol memang sering dikaitkan dengan pelepas stress dan lelah. Minum alkohol dianggap dapat melepaskan perasaan stress sesaat. Tapi, tahukah kamu bahwa alkohol dapat mengancam sistem kekebalan tubuh. Efeknya, dapat berdampak buruk pada pneumonia dan kemungkinan terjadi pernapasan akut. Keseringan minum alkohol dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan fisik dan mental kronis. Untuk itu, bijaklah dalam mengkonsumsi alkohol untuk diri sendiri.

Photo by Pinterest

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: