Bahaya Ketika Mengalami Vertigo

Scroll down to content

Pernahkah kamu merasa apa yang ada di sekelilingmu menjadi berputar-putar, padahal kondisi sedang diam dan tidak bergerak? Jika ya, mungkin kamu sedang mengalami Vertigo. Vertigo merupakan sensasi rasa tidak seimbang yang akan membuat apa yang ada di sekeliling kita seperti berputar-putar. Vertigo bukanlah jenis penyakit yang berbahaya. Vertigo bisa terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung selama beberapa detik, atau mungkin berlangsung lebih lama.

Serangan vertigo berbeda-beda, ada yang ringan dan tidak terasa dan ada yang parah, hingga menyebabkan keseimbangan dan disorientasi. Saat vertigo menyerang, hal yang dirasakan bisa bervariasi, seperti pusing ringan dan muncul secara berkala.

Berikut ini beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan gejala vertigo menyerang seseorang:

Penyebab utama vertigo umumnya dikarenakan oleh adanya gangguan pada telinga bagian dalam, sehingga memicu masalah mekanisme keseimbangan tubuh. Selain penyebab utama tersebut, ada beberapa penyebab lain vertigo, yaitu:

Vertigo merupakan gejala dari suatu penyakit. Bahaya dari vertigo akan bergantung pada penyakit yang mendasarinya. Namun saat serangan vertigo terjadi, sejumlah hal berikut bisa membahayakan penderitanya:

1.      Meningkatkan risiko kecelakaan saat berkendara, karena bisa terjadi tiba-tiba bahkan disaat seseorang sedang menyetir.

2.      Menyebabkan jatuh karena kehilangan keseimbangan. Jika terjatuh, bisa berisko terjadinya cedera.

3.      Mengalami gangguan pendengaran, seperti telinga berdenging, penurunan kemampuan mendengar, bahkan hilangnya pendengaran.

4.      Mengganggu aktivitas sehari-hari, misalnya sulit untuk berdiri dan berjalan

5.      Menjadi tanda dari gangguan pada sistem saraf, salah satunya adalah stroke.

Gejala yang umum terjadi adalah terasa benda di sekeliling berjalan memutar dengan diikuti telinga berdengung. Jika penyakit vertigo itu terus berlanjut, biasanya gejala-gejalanya yang dialami adalah sebagai berikut :

  • Perasaan mata menjadi gelap dan mata bergerak tak terkendali.
  • Rasa mual yang cukup menyiksa dan muntah-muntah.
  • Mengalami pingsan karena suplai oksigen dan zat makanan yang tidak memadai ke otak, dan berkurangnya aliran darah yang bersifat sementara.

Vertigo bukanlah sebuah penyakit, oleh karena itu pada beberapa kasus vertigo bisa disembuhkan tanpa pengobatan. Sering kali gejala vertigo akan membaik seiring berjalannya waktu meski tanpa pengobatan, salah satunya dengan beristirahat. Hal ini terjadi karena otak Anda dapat menyesuaikan diri pada perubahan telinga bagian dalam, sebagai upaya menjaga keseimbangan tubuh. Penanganan vertigo bisa dilakukan saat berada di rumah selama gejala masih belum terlalu parah. Berikut ini beberapa cara untuk mengurangi atau mencegah gejala-gejala vertigo muncul :

  • Menghindari gerakan secara tiba-tiba agar tidak terjatuh.
  • Segera duduk jika vertigo menyerang
  • Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi.
  • Gerakkan kepala secara perlahan-lahan.
  • Hindari gerakan kepala mendongak, berjongkok, atau tubuh membungkuk.
  • Menghindari kafein, cokelat, alkohol, dan rokok

Sumber: diolah dari beberapa sumber lainnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: