Cara Mengatasi Telapak Kaki Pecah-Pecah

Scroll down to content

Merawat penampilan adalah suatu keharusan. Tidak hanya wajah saja, tetapi kaki juga tidak luput dari perawatan. Perawatan kaki biasanya dilakukan ketika terjadi pecah-pecah. Merawat kaki pecah harus dilakukan untuk menjaga penampilan. Meskipun sebenarnya kaki pecah tidak terlalu kelihatan, tetapi kondisi ini cukup menggangu. Kondisi ini pada umumnya muncul pada bagian tumit. Biasanya kulit pada area tumit berubah menjadi kulit kering hingga membentuk luka terbuka. Kaki pecah-pecah pada area tumit adalah masalah yang umum dialami oleh banyak orang, baik pria maupun wanita.

Jika pecah-pecah atau retakan tersebut menjadi terlalu dalam, terkadang akan menimbulkan rasa sakit ketika berdiri atau berjalan. Penyebab telapak kaki pecah-pecah bisa dipengaruhi oleh faktor kebiasaan dan kondisi kesehatan tertentu. Ada beberapa kebiasaan penyebab telapak kaki pecah-pecah, adalah :

  • Sering berjalan tanpa alas kaki
  • Sering berdiri terlalu lama
  • Menggunakan sepatu yang tidak pas
  • Malnutrisi atau kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin A dan lemak
  • Eksim
  • Kutu air

Eksim terjadi ketika kulit terasa gatal, kering, dan dengan garukan mulai mengelupas, yang membuat kulit meradang, gatal, kering, dan pecah-pecah. Eksim biasanya menyerang kulit kepala, dahi dan wajah, dan salah satunya adalah tumit. Kaki yang lembap atau terlalu lama mengenakan kaus kaki hingga berkeringat akan berpotensi terkena kutu air. Ada beberapa cara untuk menangani kaki pecah-pecah dan mencegahnya semakin parah, seperti :

  • Rajin Menggosok Kaki

Menggosok kaki dengan menggunakan batu ini cukup ampuh mengangkat sel-sel kulit mati. Jangan lupa untuk merendam kaki sampai kulit terasa lembut dan gosokkan secara perlahan. Gunakan pelembap setelahnya untuk menjaga kelembapannya.

  • Cuci kaki lebih sering

Kaki yang kotor memicu timbulkkan kulit-kulit kering pada tumit. Untuk itu, rajin mencuci kaki menjadi salah satu solusi. Jangan menggosok kulit kaki dengan kencang, karena dapat meghancurkan minyak alami pada kulit. Jangan lupa untuk mengeringkan kaki setelahnya untuk mencegah infeksi jamur kutu air berkembang.

  • Gunakan Alas Kaki Yang Pas

Untuk wanita, gunakanlah sepatu yang ada hak sesuai dengan kegiatan, misalnya tidak menggunakan sepatu ber-hak tinggi untuk kegiatan sehari-hari karena akan merusak kulit pada kaki.  Gunakan sepatu atau sandal yang tepat dan nyaman untuk bergerak, dengan ukuran yang sesuai.

Untuk memperbaiki kulit kaki yang rusak dan pecah-pecah juga bisa menggunakan olesan madu, minyak kelapa, minyak zaitun, atau lidah buaya pada kaki. Bahan-bahan alami tersebut memiliki kandungan aktif yang dapat mengurangi peradangan dan membantu melembapkan kulit. Jika dirawat dengan baik, kulit kaki yang pecah-pecah akan membaik seiring waktu. Untuk keseharian di dalam rumah, kamu bisa mencoba sering menggunakan sandal agar tumit terlindungi.

Photo by Parenting Orami

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: