Ini 10 Fungsi Plasma Darah untuk Tubuh, Bisa Cegah Penyakit!

Scroll down to content

Plasma darah adalah komponen penting dalam tubuh selain sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Komponen darah ini juga memiliki beberapa fungsi penting yang tidak bisa dianggap remeh karena sangat erat kaitannya dengan fungsi tubuh.

Mengenal Plasma Darah?
Plasma darah adalah bagian darah bening berwarna kekuningan yang tersisa setelah dipisahkan dari sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan komponen seluler lainnya. Ini adalah komponen tunggal terbesar dari darah manusia, terdiri dari sekitar 55 persen, dan mengandung air, garam, enzim, antibodi dan protein lainnya.

Plasma adalah media pengangkut sel dan berbagai zat penting bagi tubuh manusia. Plasma melakukan berbagai fungsi penting dalam tubuh, salah satunya melawan penyakit.

Sumber plasma adalah plasma yang dikumpulkan dari pendonor yang sehat melalui proses yang disebut plasmapheresis dan digunakan secara khusus untuk pembuatan lebih lanjut menjadi terapi akhir (fraksinasi).

Komponen Plasma Darah
Plasma tersusun atas beberapa komponen yang didominasi oleh air. Hampir 90% dari plasma mengandung air. Inilah yang membuat plasma bagaikan media pengangkut sel dan berbagai zat penting lainnya bagi tubuh manusia.

Hal ini juga yang membuat tubuh manusia didominasi oleh kandungan air sehingga kondisi hidrasi menjadi begitu penting untuk selalu dijaga. Komponen plasma darah selain air adalah protein, glukosa, garam, enzim, antibodi, dan zat terlarut lainnya.

Fungsi Plasma Darah untuk Tubuh
Plasma darah juga memiliki beberapa fungsi utama yang tidak kalah pentingnya dengan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Fungsi ini akan membuat tubuh manusia tetap bekerja dengan baik.

Berikut ini adalah beberapa fungsi plasma darah yang utama untuk tubuh:

1.Mengangkut Sari-Sari Makanan ke Seluruh Tubuh
Setelah makanan dan minuman yang dimakan telah dicerna dan dipecah oleh sistem pencernaan maka akan didapatkan sari-sari makanan yang kaya akan zat-zat gizi. Zat-zat gizi ini dibutuhkan oleh seluruh bagian tubuh sehingga harus diedarkan.

Plasma berfungsi untuk mengangkut sari-sari makanan ke seluruh tubuh. Plasma darah ini sangat penting agar sel-sel tubuh dan jaringan tubuh bisa berfungsi dengan baik.

Berbagai zat-zat gizi seperti asam amino, lemak, asam lemak, dan glukosa akan didistribusikan oleh plasma ke seluruh tubuh. Hal ini pun penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan tumbuh kembang yang optimal.

2.Mengangkut Limbah Hasil Metabolisme dari Seluruh Tubuh
Tidak hanya saripati makanan, fungsi plasma darah juga bisa mengangkut produk sisa hasil metabolisme yang disebut juga limbah. Beberapa limbah seperti asam urat, garam amonium, kreatinin, racun, bahan kimia, dan lainnya akan diangkut oleh plasma dari sel-sel tubuh ke ginjal untuk disaring dan dibuang melalui urin.

Selain itu, plasma juga berfungsi mengangkut limbah lain dalam bentuk udara yaitu karbondioksida. Karbondioksida juga merupakan limbah hasil metabolisme tubuh yang didapatkan dari pembakaran sari-sari makanan. Plasma akan membawa karbondioksida menuju paru-paru untuk dibuang ke luar tubuh.

3.Mempertahankan Volume Darah
Setelah air, komponen terbesar kedua dari plasma darah adalah protein. Protein di dalam plasma yang mengandung albumin. Konsentrasi albumin ini memiliki kaitan erat terhadap tekanan osmotik darah.

Konsentrasi albumin di plasma lebih tinggi daripada konsentrasi albumin di sel-sel darah. Hal ini menyebabkan air tidak bisa masuk ke darah sehingga volume darah tidak mengalami peningkatan.

Peningkatan volume darah akan berdampak pada peningkatan tekanan darah. Apabila tekanan darah meningkat maka jantung harus bekerja lebih keras. Ini tidak baik bagi kesehatan jantung.

4.Mengangkut Elektrolit ke Seluruh Tubuh
Selain zat-zat gizi dan limbah, fungsi plasma darah juga bisa mendistribusikan elektrolit ke seluruh tubuh. Elektrolit merupakan garam-garam di dalam tubuh seperti natrium, kalium, kalsium, klorida, bikarbonat, dan lainnya.

Elektrolit ini bermanfaat bagi tubuh agar tetap bisa melakukan fungsinya dengan baik. Apabila sel-sel tubuh tidak mendapatkan elektrolit tersebut maka akan berdampak negatif pada otot dan saraf. Otot-otot tubuh tidak bisa berkontraksi dan saraf tidak bisa mengirim sinyal ke otak dan menerima sinyal dari otak.

5.Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh
Selain albumin, di dalam plasma juga terdapat jenis protein lain. Protein jenis lain tersebut adalah serum darah atau imunoglobulin. Manfaat plasma darah adalah mendistribusikan imunoglobulin ke seluruh tubuh.

Serum darah yang mengandung imunoglobulin ini bersifat antibodi yang bisa menjaga sistem kekebalan tubuh. Imunoglobulin yang diedarkan oleh plasma ke seluruh tubuh akan melawan bakteri atau kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

6.Membantu Menggumpalkan Darah
Plasma mengandung zat bernama fibrinogen. Fibrinogen merupakan zat yang memiliki peran penting di dalam pembekuan darah. Zat fibrinogen ini akan membantu trombosit untuk menggumpalkan darah sehingga pendarahan bisa dihentikan segera.

Fungsi plasma darah yang satu ini sangat penting apabila Anda mengalami luka sayatan atau tusukan akibat benda tajam atau hal lain yang membuat tubuh mengeluarkan darah. Tanpa fibrinogen maka hal ini bisa memicu munculnya penyakit hemofilia.

7.Mengatur Suhu Tubuh
Plasma darah berfungsi mendinginkan dan menghangatkan tubuh sesuai dengan kebutuhan. Hal ini dipertahankan melalui keseimbangan antara panas yang hilang dan panas yang masuk ke dalam tubuh.

Suhu panas pada tubuh manusia merupakan hasil dari oksidasi darah. Ketika oksidasi lancar, suhu tubuh juga akan menjadi baik.

8.Mengatur Keseimbangan pH
Plasma juga berfungsi dalam mengatur keseimbangan pH melalui protein. Protein plasma bertindak dalam menjaga pH darah sedikit basa dengan mengikat ion hidrogen berlebih di dalam darah.

Protein plasma juga dapat menyuplai asam amino jika diperlukan dengan dipecah oleh makrofag. Asam amino adalah senyawa untuk menyusun protein yang penting sebagai metabolisme tubuh.

9.Meningkatkan Sedimentasi Sel Darah Merah
Fibrinogen, reaktan fase akut, meningkat selama kondisi inflamasi akut dan berkontribusi pada peningkatan sedimentasi sel darah merah, yang digunakan sebagai alat diagnostik dan prognostik.

10.Mengangkut Hormon
Hormon yang dilepaskan ke dalam darah akan diangkut ke organ targetnya. Hormon yang diangkut ke seluruh tubuh dapat berfungsi dalam pembentukan otot dan tulang, serta membantu pembekuan darah. Hormon ini diangkut dari kelenjar buntu tubuh manusia.

Ciri-Ciri Plasma Darah
Plasma darah adalah cairan dari darah itu sendiri yang memiliki beberapa ciri.

Berikut ini adalah ciri-ciri plasma darah:

-Berwarna kekuningan
-Terdiri dari 90% air dan 10 % zat-zat terlarut lainnya
-Memiliki sel-sel darah, termasuk sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit
-Kandungan zat yang diperlukan tubuh di antaranya, protein, antibodi, glukosa, enzim, garam, dan zat terlarut lainnya

Sumber : Dokter Sehat
Foto : Roman-Zaiets/Shutterstock

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: