Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja Sedunia 2020

Scroll down to content

Pandemi Covid-19 saat ini menjadi tantangan yang sangat berat bagi para pelaku industri di tanah air. Untuk memutuskan penyebaran Covid-19 pemerintah pun melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga beberapa industri terpaksa menutup ladang usaha mereka sementara waktu. Bagi para pekerja, dampaknya adalah harus dirumahkan sementara waktu hingga situasi membaik. Saat ini, kesehatan dan keselamatan para pekerja atau pegawai menjadi pertimbangan yang utama, terutama di saat adanya wabah ini.

Menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja tidak hanya disaat pandemi ini saja, melainkan suatu keharusan bagi para pemilik usaha. Banyak pekerja-pekerja yang terbilang baru memasuki lapangan pekerjaan yang belum memiliki pengalaman menjaga keselamatan diri di lingkungan kerja. Serta kurangnya pelatihan berkualitas untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat bekerja. Ketika suatu perusahaan gagal memberikan perlindungan yang diperlukan, maka risiko kecelakaan menjadi membahayakan. Disinilah peran para pemilik usaha untuk membantu para pekerja untuk meningkatkan kesadaran mengenai keamanan kerja guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan terbebas dari bahaya yang mengancam.

28 April diperingati sebagai Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja Sedunia. Dimana hari ini diperingati untuk menyoroti pencegahan insiden kerja yang buruk dan mengkampanyekan perbaikan keselamatan kerja. Mengingat resiko kecelakaan kerja bisa terjadi pada siapapun, dimanapun, misalnya tenaga kerja yang meninggal, mengalami cacat, luka atau tidak sehat karena tanggung jawab dari pekerjaan mereka. Peringatan ini selalu diperingati setiap tahunnya di berbagai negara di dunia, seperti Amerika, Eropa, Asia, dan Afrika.

Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Sedunia, mempunyai misi untuk mempromosikan budaya K3 di lingkungan kerja, diharapkan mampu mengurangi angka kematian akibat kecelakaan kerja setiap tahunnya. Hari peringatan ini kesempatan untuk menyoroti pencegahan akan banyaknya insiden kerja serta kesehatan yang buruk serta untuk mengkampanyekan Organisasi serikat dalam perjuangan untuk perbaikan keselamatan kerja.

Di Indonesia sendiri, pemerintah sudah mendorong pelaksanaan K3 ini dalam bentuk kampanye, seminar, lokakarya, pembinaan dan peningkatan kompetensi personil serta perbaikan sistem K3 secara berkesinambungan. Pelaksanaan ini setiap tahun dievaluasi dan ditingkatkan untuk agar tercipta lingkungan kerja yang aman. Tentunya hal ini bukan hanya tugas dari pemerintah dan pemilik usaha, melainkan seluruh pihak terlihat dalam organisasi kerja tersebut. Hal ini juga disebut sebagai bagian dari budaya bekerja.

Selamat Memperingati Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Sedunia 28 April 2020!

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: