#WorldNoTobaccoDay – Kejadian Pada Tubuh Ketika Berhenti Merokok

Scroll down to content

Merokok  merupakan  sebuah  kebiasaan yang   dapat   memberikan   kenikmatan   bagi siperokok    namun    di    lain    pihak    dapat menimbulkan   dampak   buruk   baik   bagi   penikmat rokok    itu    sendiri    maupun    orang    di sekitarnya. Kita sendiri, sudah tidak asing jika ada yang merokok di sekitar kita. Anjuran demi anjuran diabaikan. Peringatan pun diabaikan, seolah rokok adalah kebutuhan pokok dalam kehidupan. Resiko-resiko merokok yang memungkinkan terjadi di masa depan pun tercantum dalam bungkus rokok, tetapi tetap saja diabaikan.

Tahun demi tahun, harga rokok pun kian meningkat, tetapi tetap saja rokok digandrungi oleh pecintanya. Pada kenyataannya, penikmat rokok semakin banyak bukan semakin menurun. Padahal, berhenti dari kebiasaan  merokok dapat membuat perbedaan besar khususnya untuk kesehatan. Menghindari kebiasaan merokok dapat meminimalisir resiko kematian akibat merokok. Inilah perubahan yang akan terjadi pada tubuh setelah berhenti merokok

  • Berhenti Merokok Selama 24 Jam

Berhenti merokok dalam kurun waktu 1 hari maka resiko penyakit jantung akan menurun. Pada umumnya, 70% perokok dapat mengalami serangan jantung lebih cepat daripada yang tidak merokok. Meskipun penurunan tersebut hanya sedikit, tetapi ini sudah menandakan tindakan yang tepat.

  • Berhenti Merokok Selama 48 Jam

Setelah 2 hari berhenti merokok, ujung saraf indera akan kembali normal perlahan-lahan. Khususnya indera penciuman akan meningkat. Bila kamu sudah berhasil berhenti merokok dalam 2 hari ini, kamu pasti akan bisa melakukannya di hari-hari berikutnya.

  • Berhenti Merokok Selama 72 Jam

Berhenti dari kebiasaan merokok memang bukan hal yang mudah. Apalagi, jika kamu merupakan seorang perokok berat. Tentunya 3 hari berhenti merokok ini adalah tantangan yang tidak mudah. Biasanya muncul gejala-gejala seperti mual, sakit kepala, pusing, emosi. Tapi, jangan khawatir, tubuhmu memang harus menyesuaikan dengan kebiasaan baru, kan?

  • Berhenti Merokok Selama 1-2 minggu

Setelah beberapa minggu berhenti merokok, tentunya tubuh akan terasa lebih ringan dan berbeda. Jika tubuh terasa ringan, tentunya melakukan aktifitas seperti olahraga dan kegiatan fisik lainnya tidak akan terasa sulit. Hal ini dikarenakan sejumlah proses regenerasi mulai terjadi di dalam tubuh, terutama fungsi paru-paru.

Tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok karena sangat menguntungkan bagi kesehatan diri sendiri. Usia berapapun mengurangi rokok, tidak akan menjadi masalah, selama masih ada niat dari dalam diri kita. Yuk, kita mencoba belajar untuk hidup lebih sehat agar terhindar dari segala macam penyakit.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: