Mengenal Asuransi Kendaraan TLO dan All Risk

Scroll down to content

Asuransi mobil adalah perlindungan wajib yang harus dimiliki setiap pemilik kendaraan roda empat. Dengan memiliki asuransi, pemilik mobil akan terlindung dari berbagai risiko seperti kerusakan dan kehilangan kendaraan.

Coba saja Anda bayangkan, berapa uang yang akan Anda keluarkan jika mobil rusak akibat kecelakaan? Selain merogoh kocek untuk perbaikan mobil, Anda masih harus mengeluarkan uang untuk biaya pengobatan.

Repot kan? Beda cerita jika Anda adalah pengguna asuransi mobil. Perasaan jadi jauh lebih tenang.Nah jika Anda adalah pengguna asuransi kendaraan, kali ini kita akan membahas cara mengklaim asuransi mobil all risk.

Selain informasi tentang tata cara klaim, Anda juga akan memperoleh penjelasan mengenai syarat klaim asuransi mobil dan jenis-jenis asuransi mobil.

Jika sudah memiliki asuransi atau berencana memilih asuransi mobil, yuk kita simak mudahnya cara klaim asuransi mobil all risk berikut ini.

2 Jenis Asuransi Mobil: All Risk dan TLO
Sebelum kita mulai membahas langkah-langkah klaim asuransi kendaraan, ada baiknya kita mengulas mengetahui jenis-jenis asuransi mobil.

Secara umum terdapat dua jenis asuransi kendaraan yakni: All risk dan TLO (Total Lost Only). Poin yang satu ini juga penting nih bagi Anda yang baru mau membeli asuransi. Jadi, nantinya kamu nggak akan salah pilih jenis asuransi mobil.

Lantas, apa sih perbedaan asuransi mobil all risk dan TLO?

  • Asuransi mobil TLO
    Dari namanya, kita sudah bisa menduga jika asuransi mobil jenis ini hanya melindungi tertanggung dari risiko kerugian akibat kehilangan total. Maksud kehilangan total di sini adalah kondisi di mana mobil mengalami kerusakan minimal 75% atau kehilangan akibat pencurian. Premi asuransi jenis ini bisanya lebih murah dbandingkan asuransi mobil all risk.
  • Asuransi mobil All Risk
    Selain melindungi pemilik dari kerugian akibat kehilangan total, asuransi all risk mengcover risiko atas segala jenis kerusakan, mulai dari ringan hingga berat.
    Namun, Anda juga harus tahu kalau tidak semua risiko ditanggung oleh asuransi jenis ini.

Salah satu contohnya seperti risiko kerusakan akibat kerusuhan. Biasanya, untuk mendapatkan perlindungan ini, pemilik asuransi harus membeli menfaat tambahan.

Sumber : Cekaja.com
Foto : Pinterest

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: