Terapi Chiropractic, Tren Pengobatan Alternatif Yang Populer di Dunia

Scroll down to content

Perawatan chiropractic yang paling sering digunakan adalah untuk mengobati keluhan muskuloskeletal, termasuk sakit punggung, sakit leher, nyeri pada sendi lengan atau kaki, serta sakit kepala. Pengobatan alternatif tidak hanya berupa akupuntur, tanaman herbal, ataupun jamu-jamuan. Kini terapi chiropractic kerap digunakan oleh sebagian orang sebagai pengobatan alternatif. Chiropractic sudah populer hampir di seluruh dunia. Saat ini, terapi chiropractic sudah meluas sampai ke Kanada, Selandia Baru, Afrika Selatan, Asia, Eropa, Amerika Latin dan Australia.

Terapi ini menekankan penanganan masalah tulang belakang dan tangan. Menurut laman situs resmi Asosiasi Chiropractic Amerika atau American Chiropractic Association (ACA), chiropractic merupakan profesi perawatan kesehatan yang berfokus pada gangguan sistem muskuloskeletal dan sistem saraf. Terapi chiropractic dinilai dapat mengobati masalah tulang belakang dan muskuloskeletal melalui manipulasi manual, membuat tubuh menyembuhkan diri secara alami tanpa obat atau operasi.

Biasanya, pasien yang pertama kali mencoba pengobatan chiropractic ini pasti merasakan ketidaknyamanan atau nyeri. Namun, hal ini adalah normal, dan masih dianggap wajar jika pasien kadang-kadang mengalami nyeri ringan atau sakit setelah pengobatan (khususnya jika pengobatan yang diberikan adalah beberapa bentuk latihan). Tak perlu khawatir, biasanya nyeri tersebut akan perlahan-lahan sembuh dalam jangka waktu 12-48 jam setelahnya. Dilansir dari laman HelloSehat, berikut adalah hal-hal yang harus diketahui mengenai terapi chiropractic, antara lain :

  • Chiropractic cocok untuk segala usia

Banyak orang mengira bahwa chiropractic hanya untuk manula, tetapi kenyataannya adalah chiropractic dapat menjadi pengobatan yang ideal untuk orang-orang dari segala usia. Orang-orang paruh baya biasanya memilih chiropractic untuk menghilangkan rasa sakit, sedangkan orang-orang muda dapat membantu rentang gerak, keseimbangan dan koordinasi, dan mencegah degenerasi sendi. Pada anak-anak, chiropractic adalah cara yang baik untuk merangsang otak yang sehat dan perkembangan sistem saraf di tahun-tahun awal pertumbuhan.

  • Tidak diperuntukkan untuk semua orang

Meskipun perawatan chiropractic dapat membantu penyembuhan tubuh secara alami, ini bukan metode yang ideal dalam beberapa kasus. Manipulasi manual tidak cocok untuk penderita osteoporosis, kompresi sumsum tulang belakang, arthritis inflamasi, orang-orang yang meminum obat pengencer darah, atau memiliki riwayat kanker.

  • Dapat membantu menghindari penyakit

Penelitian mengungkapkan bahwa dirawat terus menerus dengan perawatan chiropractic dapat membantu membatasi produksi mediator pro-inflamasi yang menyebabkan kerusakan dan rasa sakit. Selain itu, perawatan chiropractic dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan produksi sel-sel kekebalan.

  • Mengobati Rasa Sakit

Perawatan chiropractic tidak hanya digunakan untuk mengobati punggung dan leher, tetapi juga mengobati rasa sakit di mana saja di tubuh: di kepala dan rahang, bahu, siku dan pergelangan tangan, pinggul dan panggul, lutut, dan pergelangan kaki. Teorinya adalah setiap bagian dari tulang belakang Anda dapat menyembuhkan area tertentu ketika dimanipulasi.

  • Perawatan chiropractic memiliki beberapa risiko

Meskipun chiropractic umumnya dianggap sebagai pengobatan yang aman dan efektif, namun, terdapat sedikit kasus di mana pasien mengalami hernia parah atau tergelincir, atau manipulasi leher, yang dapat menyebabkan cedera tulang belakang.

Sumber: diambil dari sumber lainnya

Pic by Klik Dokter

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: