Sih Hijau Brokoli Yang Kaya Akan Vitamin

Scroll down to content

Brokoli merupakan jenis sayuran hijau yang kaya vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Sayuran yang dihasilkan dari tanaman Brassica Oleracea ini masih satu keluarga dengan sayuran seperti kembang kol dan sayuran kangkung. Dilansir dari Laman Kesehatan Kompas, brokoli memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin A, vitamin C, K, B9, kalium dan selenium. Cara memasak brokoli pun beragam seperti direbus, dikukus, di tumis, dari ketiga cara memasak tersebut dapat berpengaruh merubah komposisi nutrisi pada brokoli. Proses pemasakan yang terlalu lama dapat mengurangi vitamin C dan protein larut. Kendati berbeda-beda kandungan vitaminnya, brokoli mentah maupun matang sama-sama memberikan asupan nutrisi penting, terutama vitamin C.

Berikut manfaat brokoli untuk kesehatan yang sayang tidak diketahui oleh orang banyak, seperti:

  • Dapat mencegah kanker, karena brokoli mengandung berbagai antioksidan. Antioksidan adalah molekul yang dapat menghambat sekaligus memperbaiki kerusakan sel akibat radikal bebas. Pasokan antioksidan dapat mengurangi peradangan di dalam tubuh dan melindungi kesehatan. Zat ini juga berpotensi membantu mencegah kanker. Salah satu antioksidan yang terdapat dalam brokoli adalah sulforaphane.
  • Meningkatkan kesehatan tulang, karena mengandung kalsium dan kolagen yang bekerjasama untuk menghasilkan tulang yang kuat. Lebih dari 99 persen kalsium tubuh ada di tulang dan gigi. Tubuh membutuhkan vitamin C untuk menghasilkan kolagen. Keduanya disediakan oleh brokoli. Vitamin K yang berperan untuk mencegah dan mengatasi osteoporosis juga disediakan oleh brokoli. Orang yang kekurangan vitamin K dapat mengalami kendala dalam pembentukan tulang, seperti masalah tulang keropos.
  • Brokoli dapat meningkatkan daya tahan tubuh, karena mengandung Vitamin C dan antioksidan yang dapat menunjang sistem daya tahan tubuh. Tidak hanya itu, brokoli juga dapat mengurangi penyakit kardiovaskular, katarak, dan anemia.
  • Menyehatkan kulit, karena mengandung vitamin C yang dapat membantu tubuh memproduksi kolagen, yang merupakan sistem pendukung utama untuk sel, organ tubuh, termasuk kulit. Sebagai antioksidan, vitamin C juga dapat membantu mencegah kerusakan kulit, termasuk keriput akibat penuaan.
  • Melancarkan pencernaan karena brokoli memiliki kandungan serat. Sehingga dapat menjaga BAB tetap teratur, mencegah sembelit, mempertahankan pencernaan yang sehat, dan menurunkan risiko kanker usus besar.

Brokoli juga sangat baik dikonsumsi saat kehamilan berlangsung. Hal ini dikarenakan brokoli memiliki kandungan yang terdiri dari berbagai nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dalam memenuhi kebutuhan nutrisi ibu yang tengah hamil. Brokoli juga mengandung asam folat yang bagus untuk mencegah kecacatan pada bayi yang baru lahir.

Sumber: health kompas

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: