Suka Marah dan Susah Tidur? Mungkin Kamu Mengidap Hal Berikut

Hidup memang seperti roda yang berputar. Hidup tidak pernah lepas dari permasalahan. Setiap orang memiliki masalahnya masing-masing. Mulai dari masalah keluarga, masalah keuangan, masalah di lingkungan kerja, dan berbagai masalah lainnya. Dalam mengatasi permasalahan ini, tentunya bukan hanya energi fisik yang terkuras, tetapi juga energi emosi dapat terkuras. Akibatnya, baik fisik maupun emosional mengalami kelelahan. Setiap orang pasti memiliki masa sulitnya masing-masing. Namun, jangan sampai mengalami kelelahan secara emosional selama masa itu berlangsung. Jika tidak, maka suatu saat dikhawatirkan akan kehilangan arah untuk hidup. Lalu, apakah itu lelah secara emosional?

Lelah secara fisik dapat digantikan dengan cara beristirahat, atau dengan melakukan hobby dan aktifitas menyenangkan lainnya. Namun, lelah emosional tidak semudah itu dilepaskan. Lelah secara emosional mungkin terasa biasa saja di awal, namun perlahan-lahan akan menimbulkan masalah bagi diri sendiri di kemudian hari. Sebagai contoh, kelelahan secara emosional dalam dunia kerja, dapat mengakibatkan seseorang kehilangan motivasi untuk melakukan aktititas lain. Bukan karena fisik tidak mampu melakukannya, karena kamu merasa ingin menyendiri dan menenangkan pikiran. Jika kamu sudah merasa demikian, mungkin inilah yang dinamakan jiwa yang lelah.

Ketika jiwa sudah terasa lelah, maka secara tidak langsung akan memengaruhi kualitas hidup. Salah satunya adalah sudah tidak lagi punya perasaan yang baik untuk melakukan sesuatu. Kita sendiri pasti pernah menemukan orang-orang yang sulit mengendalikan emosi dalam dirinya, dan merasa sudah “mentok”. Untuk mengenal lelah emosional ini, berikut ini tanda-tanda jiwa seseorang sudah merasa lelah, sebagai berikut :

  • Kualitas tidur menjadi terganggu, seperti sulit tidur, tidur kurang merasa nyenyak, dan suka bermimpi buruk ataupun mengigau saat tidur. Ini pertanda, jiwa menyimpan beban, sehingga berdampak bahkan saat beristirahat.
  • Sering marah berlebihan, karena merasa tidak sanggup memendam segala emosi dalam diri. Biasanya, setelah marah seseorang akan merasa lega. Namun, pada seseorang dengan jiwa yang lelah setelah melampiaskannya pun tidak merasa puas bahkan amarahnya semakin tidak terkendali.
  • Emosi yang sering berubah-rubah setiap waktu. Misalnya marah besar karena hal kecil, atau menangis karena hal kecil dan bisa juga terjadi tertawa tanpa alasan yang jelas.
  • Kesehatan menjadi terganggu, meskipun badan sehat atau olahraga cukup tapi tetap merasa kelelahan dan badan seperti tidak sehat seperti migran atau maag.

Beberapa hal diatas merupakan pertanda bahwa seseorang mengalami kelelahan secara emosional. Kita dapat melihat perbedaannya dengan seseorang yang memiliki jiwa yang sehat, tentunya mereka dengan jiwa yang sehat akan tampak lebih segar dan  bersinar. Untuk itu, jaga selalu hati dan lakukanlah hal-hal positif yang dapat menciptakan perasaan bahagia. Jangan pernah menyembunyikan perasaaan dan utarakan yang kamu rasakan kepada orang terdekat, agar diberikan solusi untuk jalan keluarnya.

pic by greatmind

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: