Kulit Kering Berpotensi Lebih Cepat Mengalami Keriput

Scroll down to content

Semua orang pasti menginginkan memiliki kulit yang sehat dan bercahaya. Memiliki kulit kering, tentu saja tidak mudah untuk dirawat. Maka dari itu, memiliki kulit kering menjadi menakutkan bagi seseorang, terutama pada wanita. Pasalnya, kulit kering rawan terjadi ruam, kulit terkelupas, penuaan, garis-garis halus, dan menimbulkan kerutan. Hasilnya, tentu saja dapat berdampak pada kepercayaan diri seseorang. Biasanya, untuk mengatasi masalah kulit kering, seringkali diakali dengan menggunakan pelembap. Tetapi, hal terebut tidaklah cukup untuk membuat kulit bercahaya, dan harus dibantu dengan pola hidup dan pola makan lainnya.

Kulit menjadi kering akibat kekurangan cairan pada lapisan laping luar pada kulit. Bagian tubuh yang rentan terasa kering biasanya lengan, tangan, kaki, dan wajah. Akibatnya, kulit terlihat kusam. Kulit kering membutuhkan hidrasi, makanan, dan kelembaban yang lebih dibandingkan dengan kondisi kulit normal pada umumnya. Mengenali kulit kering sangat mudah, jika permukaan kulit kasar, atau terasa kencang atau kaku saat mandi, setelah mandi, kemerahan dan gatal, itulah tanda-tanda kulit kering. Penyebabnya bisa terjadi, karena kelenjar sebaceous di dalam kulit sangat lamban dalam memproduksi minyak alami sehingga mengakibatkan kulit terasa kering.

Gejala lain yang sering muncul adalah terdapat retakan atau garis-garis halus pada kulit. Uumumnya kulit yang mengering disebabkan oleh cuaca dingin atau kosmetik dan sabun yang rutin digunakan. Berikut adalah penyebab kulit kering dan cara mengatasi kulit kering, seperti yang dilansir dari Liputan6.com, antara lain :

  • Udara kering

Penggunaan AC yang juga bisa menjadi salah satu penyebab kulit kering. Suhu AC yang terlalu dingin dapat menyebabkan udara ruangan menjadi kurang lembap. Akibatnya, kulit lambat laun semakin kering.

  • Mandi terlalu lama

Waktu mandi yang disarankan adalah sekitar 5-10 menit saja. Mandi yang terlalu lama akan membuat semakin banyak air yang menguap dari tubuh lebih cepat dan berisiko membuat kulit kering.

  • Menggosok kulit

Menggosok kulit saat mandi memang dapat membantu membersihkan kulit dari berbagai kotoran. Namun jika dilakukan berlebihan, justru dapat menyebabkan kulit kering.

  • Berendam air panas

Berendam air panas memang nikmat karena bisa melancarkan sirkulasi darah dan bikin badan jadi rileks. Akan tetapi, air panas (termasuk mandi uap panas) juga bisa membabat habis minyak alami yang melindungi kulit. Solusinya, lebih baik mandi dengan menggunakan shower atau pancuran daripada berendam. Sebisa mungkin batasi penggunaan air panas dan kurangi durasi waktu mandinya, sehingga tubuh tidak terus-menerus terekspos air.

Bertambahnya usia juga dapat mempengaruhi kelembapan kulit yang semakin menurun, dan berkurangnya produksi hormon-hormon dalam tubuh saat usia semakin tua. Termasuk hormon-hormon yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Nah, jika sudah menggunakan pelembap, atau melaksanakan pola hidup yang benar seperti yang fisebutkan diatas, tetapi kulitmu tetap kering, coba perhatikan riwayat keluarga, bisa jadi ada faktor genetik yang berperan, sehingga apapun yang kamu lakukan terasa sia-sia.

pic by hellosehat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: