Jangan Terbiasa Menggunakan Fitur Dark Mode Pada Ponsel

Scroll down to content

Fitur dark mode atau mode gelap pada smartphone sudah tidak asing lagi di dengar. Mode gelap ini dinilai sangat baik untuk kesehatan mata para penggunanya. Fitur ini merupakan fitur tambahan yang dapat digunakan untuk menampilkan permukaan gelap pada tampilan ponsel.Jadi, para penggunanya tidak akan merasa terlalu silau oleh pancaran cahaya pada ponsel. Tidak banyak yang berubah dari fitur mode gelap ini. Fitur ini juga mempertahankan rasio kontras warna. Kelebihan dark mode adalah dapat mengurangi ketegangan mata, memfasilitasi layar untuk menyesuaikan dengan kondisi cahaya saat dipakai, dan memberi kenyamanan penggunaan di malam hari atau di lingkungan yang gelap. Lantas, jika memiliki kelebihan seperti itu, bagiaimana dengan kekurangannya?

Sebuah riset atau penelitian berhasil menunjukan bahwa fitur ini ternyata punya efek buruk bagi penggunanya. Penggunanya dapat mengalami gangguan penglihatan yang dikenal dengan astigmatisme atau mata silinder. Efek buruk ini dapat terjadi apabila fitur tersebut digunakan dalam kondisi siang hari atau pencahayaan di sekitar pengguna cukup terang. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa fitur dark mode membuat latar belakang berwarna gelap, sedangkan teks berwarna cerah dan terang. Astigmatisme atau mata silinder terjadi perubahan di bagian kornea.

Astigmatisme atau mata silinder menyebabkan pandangan menjadi kabur, baik dalam jarak dekat maupun jauh. Astigmatisme juga dapat disebabkan oleh cedera pada mata. Biasanya, pengguna yang sudah terlalu nyaman dengan fitur mode gelap ini akan mengalami gejala ketika melihat garis lurus pandangannya tampak miring, selain itu gejala lainnya juga akan muncul perlahan seperti sulit melihat saat malam hari, mata sering tegang dan mudah lelah, harus menyipitkan mata untuk melihat sesuatu, sulit untuk membedakan warna yang mirip, serta pusing atau sakit kepala.

Jika terlalu lama nyaman dengan fitur ini, penggunanya akan mengalami kesulitan saat membaca teks atau konten berwarna putih atau cerah dengan latar belakang gelap. Lama kelamaan, mata menjadi lebih sensitif dan peka terhadap cahaya terang. Jika penggunanya sampai mengalami Astigmatisme, maka salah satu metode pengobatan yang dapat diambil adalah dengan Lasik. Lasik laser bertujuan untuk membentuk ulang kornea, dengan mengangkat sebagian jaringan kornea, untuk memperbaiki fokus cahaya ke retina.

Nah, bagi teman-teman yang menyukai fitur ini, ada baiknya kamu hanya menggunakannya pada malam hari untuk menjaga kesehatan matamu yah!

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: