Mitos Seputar Lasik Mata

Scroll down to content

LASIK atau singkatan dari laser-assisted in situ keratomileusis merupakan prosedur bedah untuk mengobati rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme. Prosedur pembedahan menggunakan laser untuk mengoreksi fungsi penglihatan mata. Metode lasik ini bertujuan untuk memperbaiki kesalahan bias dengan membentuk kembali kornea. Dengan memilih metode lasik, cahaya yang jatuh pada kornea dapat benar-benar fokus pada retina. Hal ini kebanyakan dilakukan oleh mereka yang tidak ingin menggunakan kacamata atau lensa kontak lagi untuk membantu penglihatan mata. Proses lasik dilakukan untuk membuat selaput tipis untuk membuka lapisan luar kornea untuk membentuk kecembungan kornea, sesuai dengan kebutuhan (besarnya minus atau silinder). Proses lasik ini pun murni tanpa melibatkan adanya jahitan di sekitar mata. Maka dari itu, metode lasik ini cukup banyak dilakukan karena durasi pengerjaan dan penyembuhan tergolong cepat.

Ada banyak mitos negatif yang beredar seputar operasi lasik mata ini dan resiko-resikonya di kemudian hari. Namun, ada baiknya kita mengetahui hal-hal berikut ini sebelum memutuskan untuk menjalani lasik, seperti :

  • Resiko Kebutaan Sangat Kecil

Metode lasik sudah ada dari tahun 1997, dan hingga saat ini belum ada kasus kebutaan akibat komplikasi dari lasik. Adapaun risiko kebutaan dari lasik ini sama dengan risiko kebutaan dari pemakaian lensa kontak, yang berarti bahwa risiko kebutaan sangatlah kecil.

  • Tidak semua metode Lasik aman dilakukan

Setiap prosedur Lasik sama-sama melibatkan pembuatan flap atau selaput tipis di permukaan kornea. Prosedur pembuatan flap tersebut ada yang menggunakan laser dan pisau. Dokter bedah lasik akan menentukan prosedur yang tepat untuk dilakukan disesuaikan dengan kebutuhan mata serta memimalkan resiko.

  • Tidak semua orang dapat menjalani Lasik

Tidak semua orang dapat menjalani lasik ini. Biasanya, seseorang akan ditolak untuk melakukan operasi lasik karena adanya faktor usia, seperti di bawah 18 tahun, sedang hamil atau menyusui, memiliki penyakit atau kondisi kesehatan tertentu, atau kondisi mata yang kurang stabil.

  • Lasik bebas dari rasa sakit

Lasik merupakan prosedur operasi mata paling populer. Alasannya sangat sederhana, karena hanya perlu meneteskab obat mata digunakan untuk membius mata, dan menjaga mereka nyaman selama operasi dilakukan yang memakan waktu hanya 15 menit untuk kedua mata.

Untuk kamu yang sedang merencakan untuk lasik, ada baiknya memahami hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan untuk lasik, dan hal-hal yang tidak diperbolehkan pasca menjalani lasik. Biaya dari operasi lasik ini berkisar puluhan juta rupiah, loh! Memang sehat itu mahal yah! Maka dari itu, jangan lupa untuk membiasakan diri dengan pola dan gaya hidup sehat.

Sumber: diolah dari sumber lainnya

pic by ciputra eye centre

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: