Keseringan Makan Mie dan Roti? Simak Bahayanya Berikut Ini

Scroll down to content

Setiap orang pasti mempunyai makanan favorit masing-masing. Banyak masyarakat menyukai makanan yang terbuat dari tepung, karena enak dan renyah jika digoreng. Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, tentu saja ada hubungannya dengan kesehatan. Menyukai makanan sah-sah saja, namun bagaimana jika menyukai hingga mengkonsumsinya terlalu sering? Salah satu contohnya adalah makanan-makanan yang mengandung karbohidrat rafinasi. Pasti pernah kita mendengar atau melihat komposisi pada kemasan makanan, yang mengandung karbohidrat rafinasi. Namun, banyak yang belum mengetahui apa itu sebenarnya karbohidrat rafinasi.

Karbohidrat rafinasi merupakan karbohidrat yang telah melalui banyak proses yang menghilangkan lapisan benih, dedak, serat, vitamin, dan mineral. Sehingga, yang tersisa adalah butiran halus dengan sedikit atau bahkan tidak ada kandungan gizi sama sekali. Ada dua jenis utama dari karbohidrat rafinasi, yaitu gula dan tepung. Gula seperti gula olahan, sukrosa (gula meja), dan sirup jagung tinggi fruktosa. Sedangkan tepung merupakan biji-bijian yang telah melalui proses untuk menghilangkan serat dan gizinya seperti keripik, crackers, pretsel, roti putih dan pasta.

Tepung terigu yang selama ini banyak kita konsumsi lewat olahan kue, mie, atau roti ternyata berdampak negatif bagi tubuh. Berikut adalah keburukan dari tepung terigu yang wajib untuk diketahui bersama :

  • Selama proses pembuatan tepung terigu, vitamin, mineral, serat makanan, kalsium, dan  fosfor juga akan menghilang.
  • Adanya kandungan kalium bromat atau karsinogen kategori 2B yang dilarang di sebagian besar negara-negara maju.
  • Jika kamu melihat tepung yang sudah ada serangga di dalamnya, maka tepung tersebut mengandung insektisida di dalamnya.
  • Adanya zat aloksan yang menyebabkan diabetes, menghancurkan sel beta pankreas, dan menaikkan gula darah.

Salah satu jenis penyakit yang dapat terjadi akibat keseringan konsumsi terigu adalah, penyakit Celiac. Penyakit celiac merupakan penyakit autoimun yang terjadi akibat terlalu banyak mengonsumsi gluten. Gluten berfungsi membuat adonan roti atau makanan lain menjadi elastis dan kenyal. Konsumsi gluten yang berlebihan dapat merusak sistem kekebalan tubuh yakni merusak lapisan usus halus dan menghambat penyerapan nutrisi, akibatnya, penderita akan mengalami diare, lemas, atau anemia.

Nah, setelah kita mengetahui ini, biasakanlah untuk hidup sehat dengan banyak mengkonsumsi sayuran dan buahan, kurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung terigu dan minyak. Boleh dimakan, asal jangan terlalu sering yah. Sayangilah tubuhmu.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: